Pikat Turis Asing, Lomban Kupatan Jepara akan Dipercantik

Sabtu, 28 Mar 2026, 15:25 WIB

JEPARA - Lomban (pesta laut) kupatan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, yang puncaknya digelar larung kepala kerbau di Perairan Laut Jepara, nantinya dikemas menjadi lebih menarik agar turis asing yang menyaksikan semakin banyak.

"Nantinya para turis asing akan kita tawarkan untuk ikut pesta lomban. Hal ini sebagai bagian dari upaya promosi agar tradisi budaya khas Jepara ini bisa mendunia. Ini juga bagian komitmen kita nguri-nguri budaya tradisi Jepara," kata Bupati Jepara Witiarso Utomo di sela-sela Lomban Kupatan 2026 yang diwarnai dengan larung kepala kerbau di Laut Jepara, Sabtu.

Ket. Foto: roses larung miniatur perahu yang di dalamnya terdapat sesaji yang berisi kepala kerbau, ingkung (ayam utuh), jajanan pasar, serta kupat dan lepat sebagai puncak acara Lomban (pesta laut) kupatan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (28/3/2026). — Sumber: Pemkab Jepara

Selain berupaya mendatangkan turis mancanegara, pihaknya juga akan melibatkan kembali kapal perang TNI AL untuk ikut menyemarakkan tradisi budaya ini.

Ia berencana menjadikan tradisi Lomban Syawalan Jepara lebih menarik dengan membuat atraksi air di sepanjang Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, untuk menghibur warga yang tidak mendapatkan kesempatan ikut melarung kepala kerbau ke tengah laut.

Prosesi larungan ini menjadi rangkaian Pesta Lomban yang setiap tahunnya selalu menarik perhatian wisatawan dan menjadi daya tarik budaya unggulan Kabupaten Jepara.

Pesta lomban kupatan hari ini (28/3), juga turut disaksikan langsung oleh turis asing asal Jerman, selain pula hadir Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Wabup M Ibnu Hajar, Forkompinda Jepara serta sejumlah anggota DPR RI dan DRPD Jateng berbaur dengan warga mengikuti prosesi larungan kepala kerbau ini.

Salah satu bule yang ikut memeriahkan tradisi Lomban Syawalan Jepara, yakni Maria Gracya Ina. Bule asal Jerman yang sengaja datang bersama suaminya Lido untuk menyaksikan tradisi turun temurun warga pesisir Jepara ini.

"Menarik sekali tradisi sedekah laut ini. Karena di era modern, tapi tradisi budaya seperti masih hidup dan lestari. Ini saya juga ikut memposting kemeriahan tradisi ini lewat media sosial," ujar Maria Gracya Ina.

Acara puncak tradisi lomban yang diwarnai dengan larung kepala kerbau itu, juga dimeriahkan dengan kehadiran seribuan perahu nelayan.

Setiap perahu dari berbagai ukuran juga dijejali para pengunjung yang ingin menyaksikan langsung proses pelarungan miniatur perahu yang di dalamnya terdapat sesaji yang berisi kepala kerbau, ingkung (ayam utuh), jajanan pasar, serta kupat dan lepat.

Ketika sesaji dilarung di perairan sekitar Pulau Panjang Jepara, sejumlah kapal nelayan berebut mendekat, sehingga sejumlah kapal nelayan tampak berupaya merebutkan miniatur perahu tersebut. Sedangkan sebagian awak perahu lainnya mengambil air laut untuk disiramkan ke perahu sebagai ikhtiar agar Tuhan Yang Maha Esa memberikan keselamatan selama melaut dengan hasil yang menggembirakan.

  • daya tarik pariwisata

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Wagub Rano Karno Buka JFCF 2026, Dorong Transformasi dan Inovasi Digital Jakarta

Aturan Baru Ojol Segera Terbit, Pemerintah Fokus Lindungi Pengemudi dan Kurir

Jonatan Christie Masih Selamat dari Adangan Pemain Singapura

Jelang Maulid Nabi, 4 Bahan Pokok Ini Jadi Buruan Warga Mataram di Pasar Murah

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Palu Pasang Ratusan Rambu Evakuasi

Pembangunan Sekolah Rusak di Jakarta Mulai September 2026

Polri Raih Rekor MURI Tanam Bawang Putih Serentak di Lahan Terluas

Kebakaran di Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman, Jakarta Timur Anguskan Tiga Rumah

Pemprov Gorontalo Lakukan Efisiensi Belanja dan Prioritas Program Berdampak Langsung ke Masyarakat untuk Jaga Kemandirian Fiskal

Menkomdigi: 99,9 Persen BTS Terdampak Gempa NTT Sudah Pulih

Pemprov Jambi Bangun Kesadaran Masyarakat untuk Taat Bayar Pajak Kendaraan Lewat Undian Berhadiah

Jelang Maulid Nabi, Pemprov Babel Pastikan Stok Bawang dan Cabai Cukup

BMKG Ingatkan Masyarakat untuk Waspadai Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Kalsel

Trailer Terbaru 'Dune: Part Three' Ungkap Sisi Gelap Paul Atreides, Perang Besar dan Konspirasi Mematikan

Pemprov DKI Jakarta Ungkap Alasan Rekayasa Cuaca Belum Dapat Dilakukan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Bromo Kembali Dibuka Tengah Malam Nanti, Wisatawan Bisa Berkunjung Lagi dengan Aman

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

Insidious 6 Ubah Aturan Besar, The Further Jadi Teror ke Dunia Nyata

Kementerian Pariwisata: Berikut Destinasi Wisata yang Masih Ditutup Pascagempa di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.