- Home
-
- Megapolitan
-
- Menyiapkan Rekayasa Lalu L...
Menyiapkan Rekayasa Lalu Lintas di Pelabuhan Tanjung Priok
Kamis, 26 Mar 2026, 23:57 WIBJakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas menuju Pelabuhan Tanjung Priok pasca-Idul Fitri 2026 seiring potensi meningkatnya volume kendaraan, khususnya angkutan barang, setelah berakhirnya pembatasan operasional.
âSetelah tanggal 29 Maret, mobilitas angkutan barang akan meningkat sangat signifikan. Ini yang harus kita antisipasi bersama,â kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin usai rapat koordinasi lintas sektoral di Ruang VVIP Terminal Penumpang Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis.
Komarudin menjelaskan pihaknya telah menyiapkan pola rekayasa lalu lintas dan diskresi yang akan diterapkan secara situasional, mengacu pada skema tahun sebelumnya dengan penyesuaian kondisi lapangan.
âKami sudah siapkan pola rekayasa dan kebijakan diskresi. Nanti akan diterapkan sesuai dinamika di lapangan,â jelasnya.
Ia menyebutkan langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan pelabuhan.
Komarudin juga mengimbau agar masyarakat dapat mengatur waktu perjalanan, menghindari jam padat, mengikuti arahan petugas, serta memanfaatkan jalur alternatif bila diperlukan.
âKami harap masyarakat bisa menyesuaikan waktu perjalanan dan mengikuti petunjuk petugas agar arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali,â katanya.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan pemerintah memberlakukan pembatasan operasional angkutan barang saat masa angkutan Lebaran Idul Fitri pada 13-29 Maret 2026 demi kelancaran arus mudik dan balik.
"Pembatasan operasional angkutan barang pada masa angkutan Lebaran diberlakukan secara kontinyu mulai tanggal 13 Maret 2026 pukul 12.00 waktu setempat hingga tanggal 29 Maret 2026 pukul 24.00 waktu setempat," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan dalam keterangan di Jakarta, Rabu (12/2).
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Efek Ganda Konflik dan El Nino Ancam Guncang Ekonomi Asia-Pasifik
-
Sultan HB: Desa Wisata Harus Jadi Mesin Ekonomi Lokal
-
290 Ribu Lowongan Kerja Luar Negeri Masih Terbuka, Menteri P2MI: Peluang Harus Diisi Pekerja Terampil
-
BMKG: Surabaya Selasa Ini Berpeluang Berawan
-
Bukan Sekadar Jual Konten, Pengamat Dorong Indonesia Ekspor IP dan Talenta Kreatif ke Pasar Global
-
Wapres Gibran Bertolak ke Sumut Tinjau Pembangunan Infrastruktur Pascabencana
-
Gak Cuma Co-firing! PLN EPI Kini Bikin Hidrogen Hijau dari Biomassa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.