Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Libur Lebaran, Wisata di Barito Utara Mendadak Ramai Diserbu Warga

📅 Senin, 23 Mar 2026, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Libur Lebaran, Wisata di Barito Utara Mendadak Ramai Diserbu Warga Doc: ANTARA/ HO-Dinas Budparpora Barito Utara
Ket. Destinasi wisata Bumi Perkemahan (Buper) Panglima Batur di Desa Trahean Kecamatan Teweh Selatan ramai di kunjungi masyarakat pada libur Lebaran, Sabtu (21/3/2026).

MUARA TEWEH – Libur Idul Fitri selalu identik dengan pergerakan orang yang luar biasa padat. Jalanan jadi lebih ramai dari biasanya, stasiun dan bandara dipenuhi penumpang, sementara kendaraan pribadi terus mengalir tanpa henti ke berbagai arah.

Bukan tanpa alasan, momen ini memang jadi waktu terbaik untuk pulang kampung, bertemu keluarga, dan bersilaturahmi dengan orang-orang terdekat. Ada yang mudik jauh lintas pulau, ada juga yang sekadar bepergian ke kota sebelah—semuanya punya tujuan yang sama: berkumpul.

Tingginya mobilitas ini juga terasa di berbagai sektor. Transportasi umum penuh, tempat wisata ramai, hingga pusat perbelanjaan ikut dipadati pengunjung. Seolah-olah seluruh aktivitas bergerak lebih cepat dari biasanya.

Meski diwarnai kemacetan dan antrean panjang, semangat untuk pulang dan berkumpul tetap jadi alasan utama. Karena pada akhirnya, perjalanan panjang itu selalu terbayar saat bisa duduk bersama keluarga di hari yang penuh makna.

Sejumlah objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, dipadati pengunjung pada hari pertama dan kedua Lebaran 2026, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur Idul Fitri.

“Pada kemarin dan hari ini libur Idul Fitri, objek-objek wisata di daerah ini ramai dikunjungi masyarakat. Alhamdulillah, seluruh kegiatan kunjungan wisata berjalan dengan lancar, aman, dan tertib,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Barito Utara, Annisa Cahyawati di Muara Teweh, Minggu (23/3).

Tiga destinasi menjadi tujuan utama wisatawan, yakni Air Terjun Jantur Doyam di Kilometer 18 Jalan Negara Muara Teweh-Puruk Cahu, Kecamatan Lahei Barat, serta DAM Trinsing dan Bumi Perkemahan Panglima Batur di Kecamatan Teweh Selatan.

Pengunjung tidak hanya berasal dari Muara Teweh, tetapi juga dari wilayah sekitar dan kabupaten tetangga yang tengah berada di Barito Utara.

“Di setiap lokasi wisata para pengunjung terus diimbau untuk menjaga ketertiban serta mematuhi arahan petugas yang berjaga di kawasan tersebut,” kata Annisa.

Untuk mendukung kelancaran kunjungan, Disbudparpora menyiapkan berbagai fasilitas, termasuk pos pelayanan di sejumlah titik wisata guna memastikan kenyamanan dan keamanan selama masa libur Lebaran.

“Kami juga terus menyampaikan imbauan kepada para pengunjung agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan, baik melalui baliho maupun pamflet yang telah dipasang di kawasan wisata,” jelasnya.

Annisa menambahkan, pengembangan sektor pariwisata di Barito Utara mendapat perhatian dari pemerintah daerah, termasuk dukungan Bupati dan Wakil Bupati, sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan daerah di luar sektor lainnya.

Ia berharap masyarakat dapat menikmati libur Lebaran dengan aman dan nyaman, sekaligus ikut menjaga kelestarian objek wisata.

“Semoga masyarakat dapat menikmati liburan bersama keluarga dan tetap menjaga ketertiban selama berada di objek wisata. Mari kita jaga bersama fasilitas yang ada agar tetap nyaman dan lestari,” ujar Annisa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.