Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Whoosh Laris Manis, 121 Ribu Tiket Ludes di Musim Lebaran

📅 Kamis, 19 Mar 2026, 03:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Whoosh Laris Manis, 121 Ribu Tiket Ludes di Musim Lebaran Doc: ANTARA/Muhammad Rizki
Ket. Suasana Stasiun KCIC Halim, Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026).

JAKARTA – Minat masyarakat terhadap layanan Whoosh selama Lebaran terlihat masih tinggi, mencerminkan perubahan preferensi transportasi yang makin mengarah ke moda cepat dan praktis.

Di tengah padatnya arus mudik, kereta cepat jadi alternatif menarik karena mampu memangkas waktu tempuh secara signifikan, terutama untuk perjalanan jarak menengah.

Fenomena ini juga menunjukkan bahwa faktor kenyamanan dan kepastian waktu kini jadi pertimbangan utama.

Dibanding harus menghadapi kemacetan panjang di jalan tol, banyak orang memilih opsi yang lebih efisien dan terjadwal jelas. Apalagi di momen Lebaran, ketika mobilitas meningkat tajam, keandalan transportasi jadi nilai tambah yang krusial.

Di sisi lain, tingginya minat ini bisa dibaca sebagai sinyal positif bagi pengembangan transportasi publik modern di Indonesia.

Jika tren ini konsisten, bukan tidak mungkin Whoosh akan semakin menguat sebagai pilihan utama, sekaligus mendorong integrasi dengan moda transportasi lain agar perjalanan masyarakat makin seamless.

Singkatnya, Lebaran menjadi semacam “uji pasar” yang menunjukkan bahwa layanan cepat, nyaman, dan tepat waktu seperti Whoosh memang punya tempat di hati masyarakat.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat sebanyak 121 ribu tiket Whoosh terjual pada masa periode Angkutan Lebaran 2026.

General Manager Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunisa mengatakan jumlah tiket tersebut telah terjual mulai 13 hingga 30 Maret 2026.

"Jadi, jatuhnya itu mulai dari tanggal 13 kemarin sampai dengan tanggal 30 (Maret). Nah, kalau kita melihat sampai dengan saat ini, tiket yang sudah terjual mulai dari 13 sampai dengan tanggal 30, itu sudah sekitar 121 ribu tiket," katanya kepada ANTARA saat ditemui di Stasiun KCIC Halim, Jakarta Timur, Rabu (18/3).

Eva juga menjelaskan penjualan tiket diprediksi akan terus meningkat karena periode penjualan masih terus dibuka untuk memaksimalkan masa angkutan Lebaran.

"Nah, tetapi jumlah ini pasti akan terus bertambah, karena penjualan tiket masih terus dibuka," ucapnya.

Prediksi itu, ujar dia, dilihat dari karakteristik penumpang Whoosh yang memesan tiket keberangkatan mendekati hari Lebaran, yakni pada H-1.

"Karakteristiknya untuk penumpang Whoosh ini, mereka membeli tiket itu di momen yang sama dengan hari keberangkatan. Jadi, biasanya pada saat hari keberangkatan ini akan meningkat pesat dan kalau kita melihat tahun-tahun sebelumnya, untuk penumpang tertinggi, lonjakan itu akan terjadi biasanya di H-1 Lebaran," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.