Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyintas Bencana Agam Pulang untuk Bersihkan Rumah Sambut Lebaran

📅 Kamis, 19 Mar 2026, 13:54 WIB | Oleh:
Penyintas Bencana Agam Pulang untuk Bersihkan Rumah Sambut Lebaran Doc: ANTARA/Kuntum Khaira Riswan
Ket. Memperbaiki saluran air menggunakan cangkul di Jorong Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (19/3).

Palembayan, Agam -- Penyintas banjir bandang di Jorong Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mulai kembali ke rumah mereka yang sempat terdampak bencana untuk membersihkan rumah menyambut Lebaran.  

Sejumlah warga pada Kamis, tampak melakukan pembersihan secara bertahap, terutama di bagian halaman yang masih tertutup sisa material lumpur dan longsoran.

Salah satu warga, Maswar (64), tampak sedang menyiram halaman rumahnya menggunakan selang air, sementara sang istri duduk di samping rumah melihat proses pembersihan dengan tatapan sedikit kosong.    

“Mau Lebaran di sini, beramai-ramai di sini. kami bersihkan halaman dulu, sudah tiga hari ini,” katanya.

Ia mengungkapkan, warung miliknya yang berada di samping rumah habis tersapu banjir tanpa menyisakan barang dagangan. Selain itu, empang kecil yang dimilikinya juga tertutup material longsor sepenuhnya.

Pria dengan lima orang anak itu masih mengingat dengan jelas besarnya debit air sungai yang membawa material seperti batu dan kayu berukuran besar. Sungai itu berada di samping rumahnya, dengan jarak sekitar 200 meter.

Menurut Maswar, bagian dalam rumah sebelumnya telah dibersihkan oleh relawan. Saat ini, ia menyewa tenaga tambahan untuk mengangkat sisa tanah yang masih menumpuk setinggi sekitar 10 sentimeter di halaman.

Ia berencana menggelar karpet di dalam rumah saat Lebaran dan mengadakan doa bersama keluarga. Keputusan untuk merayakan Lebaran di rumah--alih-alih kontrakan yang sedang mereka hun--juga dipengaruhi keinginan istrinya yang bersikeras mengalami trauma pascabencana.

“Ibu mau di sini, ibu juga harus dijaga perasaan, masih trauma. Ibu stroke tangan sebelah kanan,” tambahnya.

Tak jauh dari rumah Maswar, warga terlihat memperbaiki saluran air secara manual menggunakan cangkul untuk mencegah genangan saat hujan.

Yeni (44) yang menetap di hunian sementara (huntara) Kayu Pasak, mengatakan sejumlah bagian rumahnya mengalami kerusakan, termasuk bagian depan bangunan yang kehilangan kaca akibat hantaman batang kayu saat banjir.

Di halaman rumahnya juga tampak perabotan seperti sofa yang sudah rusak dan tidak lagi dapat digunakan.

Yeni mengaku tetap mempersiapkan rumah lamanya untuk menyambut keluarga yang pulang dari perantauan.

Ia mengatakan telah membeli karpet plastik untuk dibentangkan di dalam rumah meski berada di kawasan zona merah dan tidak diizinkan ditempati saat malam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Enam Desa Wisata Ditetapkan...
Ekonomi
Dibayangi Tekanan Eksternal...

Kebakaran di Kebayoran Lama, 150 Jiwa Terdampak

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.