Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menjaga Tradisi di Tengah Ujian, Penyintas Aceh Timur Tetap Berburu Perhiasan

📅 Kamis, 19 Mar 2026, 09:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menjaga Tradisi di Tengah Ujian, Penyintas Aceh Timur Tetap Berburu Perhiasan Doc: ANTARA/Aloysius Lewokeda
Ket. Sejumalah warga memadai salah satu toko emas untuk membeli maupun menjual perhiasan emas di Pasar Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Rabu (18/3/2026).

ACEH TIMUR – Di tengah jejak banjir yang belum sepenuhnya hilang, denyut kehidupan di Kabupaten Aceh Timur tetap bergerak.

Bagi para penyintas, menyambut Idul Fitri bukan hanya soal pulih dari bencana, tetapi juga tentang menjaga tradisi yang telah lama melekat—berburu perhiasan emas.

Di pasar-pasar yang kembali ramai, etalase perhiasan berkilau seolah menjadi simbol harapan. Warga datang silih berganti, memilih cincin atau gelang, bukan sekadar untuk dikenakan saat Lebaran, tetapi juga sebagai penanda bahwa mereka masih mampu berdiri dan melanjutkan hidup.

Tradisi ini menjadi cara sederhana untuk meneguhkan semangat. Di balik setiap transaksi, tersimpan cerita tentang ketangguhan—bagaimana mereka tetap merawat kebiasaan lama, meski harus memulai kembali dari keterbatasan.

Lebaran pun hadir bukan hanya sebagai perayaan, melainkan juga sebagai momentum bangkit, di mana kilau emas mencerminkan harapan yang tak ikut hanyut bersama banjir.

"Hari ini saya mau beli emas, walaupun sedikit tapi untuk menyambut Lebaran sekaligus buat tabungan," kata warga penyintas Anisa Hasan saat ditemui di salah satu toko emas di Pasar Idi Rayeuk, Aceh Timur, Rabu (19/3).

Dia mengatakan bahwa kegiatan membeli emas menjelang Idul Fitri setiap tahun sudah menjadi tradisi bagi perempuan-perempuan Aceh.

Anisa pun memilih membeli perhiasan kalung emas yang akan digunakan untuk menghiasi dirinya saat merayakan Lebaran. Perhiasan kalung emas itu, kata dia, juga menjadi simpanan yang sewaktu-waktu bisa dijual kembali untuk kebutuhan yang bersifat mendesak.

"Jadi kalau nanti butuh uang cepat, emas ini bisa kami jual kembali," katanya.

Lebih lanjut, Anisa menjelaskan bahwa dirinya bersama keluarga merupakan bagian dari penyintas bencana banjir di Aceh Timur pada 26 November 2025. Ibu rumah tangga yang menekuni usaha menjahit itu mengaku kehilangan mesin jahit akibat banjir. Selain itu, bangunan toko beserta isinya yang dikelola anaknya juga hancur akibat banjir.

"Tetapi semangat untuk berjuang (memulihkan dampak banjir) tetap ada. Kami tidak boleh terpuruk dengan keadaan, kami punya keluarga, punya anak yang menjadi penyemangat untuk berjuang," katanya.

Sementara itu, penjual emas di Pasar Idi Rayeuk Mulyadi menjelaskan toko emas mulai ramai dikunjungi warga untuk membeli maupun menjual berbagai perhiasan emas seperti anting, cincin, dan kalung pada hari-hari menuju Lebaran.

"Sekarang ini warga yang datang untuk membeli itu mencapai 70 persen, sedangkan yang menjual 30 persen," katanya.

Dia menjelaskan bahwa khusus untuk aktivitas pembelian emas selalu meningkat setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pada hari-hari biasa, kata dia, ada juga warga yang membeli emas, seperti setelah musim panen hasil pertanian atau perkebunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Olahraga
Bek Real Madrid Raul Asenci...

Batik Tak Boleh Hilang, Asita Dorong Jadikan Destinasi Wisata

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Batik Tak Boleh Hilang, Asi...

Tahukah Alasan Tidur Sangat Penting, Bukan Sekadar Istirahat

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Tahukah Alasan Tidur Sangat...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.