Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jambu Kristal Warnai Jalur Mudik Pansela Menuju Yogyakarta

📅 Rabu, 18 Mar 2026, 13:09 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kedekatan wilayah produksi dengan jalur pantai selatan membuat distribusi buah ini relatif mudah. Hal ini menjelaskan mengapa jambu kristal menjadi salah satu komoditas yang paling sering ditemui di sepanjang jalur mudik menuju Yogyakarta.

Selain itu, jambu kristal juga memiliki ukuran buah yang relatif besar dan tampilan yang menarik, sehingga mudah dijual dalam kondisi segar, tanpa perlu pengolahan tambahan.

Dari sisi kandungan, jambu kristal diketahui mengandung vitamin C, serat, serta antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Kandungan tersebut menjadikannya pilihan yang tepat untuk menjaga kebugaran selama perjalanan jauh.

Daya tarik 

Menariknya, jambu kristal di jalur Pantai Selatan tidak dijual dalam konsep modern. Sebagian besar dijajakan secara sederhana oleh pedagang lokal di pinggir jalan.

Buah disusun dalam keranjang atau digantung dalam plastik, tanpa kemasan khusus, namun kesegarannya justru menjadi daya tarik utama bagi pembeli.

Bagi pemudik, berhenti di lapak jambu kristal bukan hanya soal membeli buah. Ini menjadi jeda perjalanan.

Kesempatan untuk beristirahat sejenak, meregangkan tubuh, sekaligus menikmati suasana perjalanan di jalur selatan yang masih terasa lebih santai dibandingkan jalur tol.

Tidak sedikit pemudik yang membeli jambu untuk langsung dikonsumsi di dalam kendaraan, sementara sebagian lainnya membawanya sebagai buah tangan ke kampung halaman.

Di tengah perjalanan panjang menuju tujuan, momen sederhana, seperti berhenti di pinggir jalan dan membeli buah segar, justru menjadi bagian dari pengalaman mudik yang sulit dilupakan.

Jambu kristal akhirnya tidak hanya menjadi komoditas hortikultura. Di jalur pantai selatan, buah ini menjadi bagian dari perjalanan itu sendiri, hadir di hampir setiap titik, mengikuti arus kendaraan yang bergerak menuju kampung halaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.