Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT KAI Daop Jakarta Mencatat Okupansi Masa Angkutan Lebaran 2026 Capai 68 Persen

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 11:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
PT KAI Daop Jakarta Mencatat Okupansi Masa Angkutan Lebaran 2026 Capai 68 Persen Doc: ANTARA
Ket. Suasana Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026).

JAKARTA –PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat hingga pertengahan masa angkutan Lebaran 2026, sebanyak 732.064 tiket telah terjual dengan tingkat keterisian sementara sekitar 68 persen.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, di Jakarta, Selasa (17/3), mengatakan pada periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung hingga 1 April, disediakan sebanyak 1.083.623 tempat duduk kereta api jarak jauh.

Pihaknya mencatat beberapa tanggal keberangkatan yang mendekati Lebaran dalam kondisi penuh, di antaranya 14 Maret (51.128 tiket), 15 Maret (52.008 tiket), 16 Maret (52.819 tiket), dan 17 Maret (51.225 tiket).

“Meski demikian, untuk keberangkatan 21 Maret hingga 1 April, rata-rata masih tersedia sekitar 30.000 tempat duduk setiap hari,” kata Franoto.

Pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tiket kereta api sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026.

Di wilayah Daop 1 Jakarta, tersedia sekitar 329.000 kursi dalam program tersebut, dan masih tersisa sekitar 56.000 kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler setiap hari.

Selain itu, disiapkan pula 19 perjalanan kereta api tambahan Lebaran, yang terdiri dari 12 KA tambahan dari Stasiun Gambir dan 7 KA tambahan dari Stasiun Pasar Senen, serta 4 perjalanan KA Motor Gratis.

Sejumlah kereta api menjadi favorit masyarakat untuk perjalanan mudik kali ini. Dari Stasiun Gambir, kereta yang paling diminati, antara lain Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran, dan Batavia.

Sementara itu, dari Stasiun Pasar Senen, kereta favorit pemudik, di antaranya Bengawan, Airlangga, Serayu, Kertajaya, Jayakarta, dan Progo. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.