Perang Iran Hari ke-17: Apa Saja yang Terjadi?

Selasa, 17 Mar 2026, 00:00 WIB

TEHERAN - Israel melancarkan gelombang serangan baru terhadap Teheran saat perang AS-Israel di Iran memasuki hari ke-17 pada hari Senin (16/3).

Dari Al Jazeera, ketegangan terus berlanjut di kawasan Teluk, di mana pihak berwenang menangguhkan penerbangan di bandara internasional Dubai setelah insiden drone memicu kebakaran di dekatnya. Maskapai Emirates yang berbasis di Dubai kemudian mengumumkan bahwa mereka melanjutkan penerbangan terbatas, dengan beberapa rute yang direncanakan dibatalkan untuk hari itu.

Ket. Foto: Israel mengumumkan bahwa mereka melancarkan gelombang serangan baru di Teheran. Setelah itu, kantor berita Iran, Mehr, melaporkan bahwa Iran menanggapi "target-target musuh di langit" di atas Teheran. — Sumber: Istimewa

Arab Saudi juga melaporkan telah mencegat pesawat nirawak. Serangan juga terus berlanjut di Irak dan Lebanon.

Sementara itu, dalam sebuah unggahan di media sosial, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menuduh Iran sebagai "ahli manipulasi media" dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menyebarkan disinformasi tentang kemenangan perangnya.

Berikut adalah informasi yang kita ketahui tentang kejadian dalam 24 jam terakhir:

Di Iran

Israel mengumumkan bahwa mereka melancarkan gelombang serangan baru di Teheran. Setelah itu, kantor berita Iran, Mehr, melaporkan bahwa Iran menanggapi "target-target musuh di langit" di atas Teheran.

Palang Merah Iran mengatakan bahwa serangan Israel terbaru telah merusak salah satu kliniknya dan pos bantuan kemanusiaan.

Dalam sebuah wawancara dengan CBS News pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menolak klaim Trump bahwa Teheran menginginkan pembicaraan gencatan senjata. “Tidak, kami tidak pernah meminta gencatan senjata, dan kami bahkan tidak pernah meminta negosiasi. Kami siap membela diri selama diperlukan,” katanya.

Juru bicara Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naini, mengatakan kepada sebuah stasiun televisi lokal bahwa sebagian besar persenjataan IRGC masih utuh. Ia mengatakan rudal yang digunakan dalam perang yang sedang berlangsung berasal dari "satu dekade lalu" dan bahwa Iran belum menembakkan rudal yang diproduksi sejak perang 12 hari dengan Israel.

Pihak berwenang Iran menangkap 18 orang yang dituduh bekerja untuk Iran International, saluran berita satelit yang dituduh Teheran memiliki hubungan dengan Israel, menurut stasiun televisi yang didanai negara, Press TV.

Hingga Minggu, 1.444 orang tewas di Iran, sementara 18.551 orang terluka.

Pihak berwenang di Dubai melaporkan bahwa kebakaran terjadi setelah insiden terkait drone di sekitar bandara Dubai. Pihak berwenang mengatakan sebuah tangki bahan bakar terkena dampaknya, dan api telah berhasil dipadamkan. Penerbangan di bandara tersebut ditangguhkan sementara, tetapi bandara Dubai kemudian melanjutkan jadwal penerbangan terbatas pada hari Senin.

Kebakaran terjadi di kawasan industri di Fujairah, Uni Emirat Arab, setelah serangan pesawat tak berawak, menurut kantor media emirat tersebut, juga pada hari Senin. Dan di Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab, sebuah rudal menghantam sebuah mobil, menewaskan seorang warga Palestina.

Arab Saudi mengatakan telah mencegat 37 drone di wilayah timurnya pada hari Senin. Riyadh tidak menyebutkan dari mana drone-drone itu berasal.

Bahrain, Kuwait, dan Qatar juga melaporkan pencegatan drone pada hari Minggu.

Media pemerintah Saudi melaporkan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan Presiden UEA Sheik Mohamed bin Zayed Al Nahyan membahas perkembangan regional terkini selama percakapan telepon, dan menegaskan bahwa negara-negara GCC akan terus mengerahkan seluruh upaya mereka untuk mempertahankan wilayah masing-masing.

Di AS

Trump, di dalam pesawat Air Force One, mengatakan AS sedang menyerang pabrik-pabrik drone Iran. “Iran hanya memiliki sedikit daya tembak yang tersisa. Kami telah menghancurkan kemampuan manufaktur mereka,” katanya.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump menulis bahwa Iran "tidak efektif dan lemah secara militer" dan bahwa mereka menggunakan AI sebagai "senjata disinformasi". Dia menambahkan: "Mereka menunjukkan 'Kapal Kamikaze' palsu, menembaki berbagai kapal di laut, yang terlihat luar biasa, kuat, dan ganas, tetapi kapal-kapal ini tidak ada."

Di Israel

Media lokal melaporkan bahwa sirene serangan udara diaktifkan di Israel tengah pada Senin pagi ketika sebuah rudal ditembakkan dari Iran, tetapi proyektil tersebut mendarat di area terbuka, dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Kemudian, sirene meraung di Israel selatan.

Di Irak, Lebanon, dan Yordania

Sebuah sumber keamanan Irak mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan udara menghantam markas besar Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) pro-Iran di daerah Jurf al-Sakhar. Tiga orang terluka dalam serangan itu.

Sumber-sumber keamanan Irak mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pertahanan udara negara itu menanggapi serangan drone di dekat Kedutaan Besar AS di Baghdad dan pangkalan udara Balad di provinsi Salah al-Din.

Israel melancarkan gelombang serangan baru di Lebanon selatan. Militer Israel mengatakan mereka melancarkan operasi darat terbatas terhadap Hizbullah. Jumlah korban tewas di Lebanon telah meningkat menjadi 850, termasuk lebih dari 100 anak-anak.

Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) mengatakan kelompok bersenjata non-negara menembaki tiga patroli mereka pada Minggu sore.

  • Konflik AS-Iran

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.