Investor Beralih ke Safe Haven, Rupiah Hari Ini Tertekan Sentimen Global

Senin, 16 Mar 2026, 17:05 WIB

JAKARTA – Pelemahan nilai tukar rupiah mencerminkan meningkatnya preferensi investor global terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik yang masih tinggi.

Kondisi ini mendorong aliran modal keluar dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, sehingga menekan nilai tukar rupiah.

Ket. Foto: Ilustrasi - Petugas bank menunjukkan uang rupiah dan dolar AS. — Sumber: Antara.

Dinamika tersebut menunjukkan bahwa pergerakan rupiah tidak hanya dipengaruhi faktor domestik, tetapi juga sentimen global yang memicu perubahan strategi investasi para pelaku pasar.

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Senin (16/3), bergerak melemah 39 poin atau 0,23 persen menjadi Rp16.997 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.958 per dolar AS.

Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Amru Syifa mengatakan tekanan terhadap rupiah dipengaruhi peningkatan permintaan terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik.

“Tekanan terhadap rupiah terutama berasal dari penguatan dolar AS di pasar global, seiring meningkatnya permintaan terhadap aset safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik, khususnya konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah,” ucapnya di Jakarta.

Selain itu, lanjutnya, pelaku pasar juga mencermati perkembangan inflasi AS yang masih berada di kisaran 2,4 persen secara tahunan. Inflasi yang relatif stabil memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve kemungkinan bakal mempertahankan suku bunga pada level tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Kondisi tersebut dinilai cenderung menopang penguatan dolar AS dan memberikan tekanan pada mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Melihat sisi eksternal lainnya, pasar masih memantau dinamika konflik di Timur Tengah yang berpotensi mendorong kenaikan harga energi serta meningkatkan volatilitas di pasar keuangan global.

Sementara dari dalam negeri, rupiah masih didukung fundamental ekonomi yang relatif solid, seperti inflasi yang terkendali, stabilitas makroekonomi yang terjaga, serta kinerja neraca perdagangan Indonesia yang masih mencatatkan surplus.

Untuk meredam tekanan terhadap rupiah, pemerintah bersama Bank Indonesia disebut dapat terus memperkuat koordinasi kebijakan guna menjaga stabilitas pasar keuangan, termasuk melalui intervensi yang terukur di pasar valuta asing serta memastikan kecukupan likuiditas dolar di pasar domestik.

“Stabilitas pasar valas dan ketersediaan likuiditas dolar penting untuk menjaga kelancaran transaksi perdagangan internasional, membatasi volatilitas nilai tukar, serta mempertahankan kepercayaan investor terhadap perekonomian domestik,” ungkap Amru.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp16.990 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.934 per dolar AS.

  • rupiah hari ini

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.