Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Remaja 14 Tahun Ditemukan Meninggal di Pantai Carita Pandeglang

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 16:16 WIB | Oleh:
Remaja 14 Tahun Ditemukan Meninggal di Pantai Carita Pandeglang Doc: ANTARA/HO-BASARNAS
Ket. Tim SAR temukan remaja 14 tahun warga Kabupaten Tangerang meninggal dunia di kawasan Pantai Carita Pandeglang.

PANDEGLANG -- Tim Pencarian dan Pertolongan atau SAR gabungan menemukan seorang remaja 14 tahun yang merupakan korban terseret arus di kawasan Pantai Lippo, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten dalam kondisi meninggal dunia.

"Korban diketahui bernama Raka Mudiawan (14), seorang pelajar asal Rajeg, Kabupaten Tangerang," kata Kepala Kantor Basarnas Banten Al Amrad di Pandeglang, Sabtu.

Tim SAR mengerahkan puluhan personil untuk melakukan operasi pencarian, namun hari ketiga operasi (H.3) korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Area pencarian ditetapkan seluas 4 mil laut persegi dan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) dan untuk SRU I melakukan pencarian menggunakan rubber boat Basarnas dengan jangkauan hingga 8 mil laut dari lokasi kejadian.

Sedangkan , SRU II melaksanakan penyisiran darat secara visual dari titik lokasi kejadian ke arah utara dan selatan masing-masing sejauh 4 kilometer.

Sekitar pukul 14.40 WIB, Kantor SAR Banten menerima informasi dari VTS Merak mengenai penemuan sesosok jenazah di koordinat 6°15'28.681"S 105°44'30.779"E atau sekitar 6,48 mil laut dari lokasi kejadian perkara (LKP).

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada tim SAR di lapangan dan sepuluh menit kemudian, tim langsung bergerak menuju lokasi penemuan dan berhasil mengevakuasi jenazah ke dalam kantong jenazah. 

Selanjutnya, korban dibawa menuju posko operasi untuk dilakukan proses identifikasi dan validasi oleh pihak keluarga.

Pada pukul 17.00 WIB, tim SAR tiba di posko dan melakukan pencocokan identitas bersama keluarga korban. 

Hasilnya, pihak keluarga memastikan bahwa jenazah yang ditemukan adalah Raka Mudiawan, korban yang sebelumnya dilaporkan terseret arus.

Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Carita untuk penanganan lebih lanjut.

Setelah proses evakuasi dan identifikasi selesai, pada pukul 17.30 WIB tim SAR gabungan melaksanakan debriefing. 

Berdasarkan hasil evaluasi, korban dinyatakan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD).

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup, dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.