Drama Start GP China 2026: Dua Mobil McLaren Tiba-tiba Mundur, Norris dan Piastri Gagal Balapan

Minggu, 15 Mar 2026, 15:20 WIB

JAKARTA - Tim McLaren memastikan dua pembalapnya gagal memulai balapan pada seri Grand Prix China setelah mobil mereka mengalami gangguan teknis menjelang start. Masalah tersebut dialami oleh Lando Norris dan Oscar Piastri yang seharusnya memulai lomba dari posisi lima dan enam di grid.

Kedua pembalap awalnya diperkirakan masih dapat mengikuti balapan meskipun mobil sempat dibawa kembali ke garasi untuk diperbaiki. Namun, saat balapan dimulai, dua mobil berwarna pepaya milik McLaren tidak muncul di lintasan.

Ket. Foto: Tim McLaren memastikan dua pembalapnya gagal memulai balapan pada seri Grand Prix China setelah mobil mereka mengalami gangguan teknis menjelang start. Masalah tersebut dialami oleh Lando Norris dan Oscar Piastri yang seharusnya memulai lomba dari posisi lima dan enam di grid. — Sumber: Daily Star

Mobil Norris lebih dulu ditarik ke garasi karena mengalami gangguan teknis sebelum start. Tidak lama kemudian, mobil Piastri juga harus dikeluarkan dari grid tepat sebelum lap formasi dimulai.

Awalnya tim masih berharap kerusakan pada kedua mobil dapat diperbaiki tepat waktu. Bahkan ada kemungkinan keduanya tetap memulai balapan dari pit lane jika perbaikan berhasil dilakukan.

Namun, harapan tersebut tidak terwujud hingga balapan dimulai. Kedua mobil McLaren tetap berada di garasi sehingga tim mencatat kegagalan start ganda pertama sejak Grand Prix Amerika Serikat 2005 di Indianapolis.

Dalam pernyataan resminya, McLaren menjelaskan bahwa masalah yang terjadi pada dua mobil tersebut tidak berkaitan satu sama lain. Tim kini tengah melakukan investigasi untuk mengidentifikasi penyebab kerusakan pada masing-masing mobil.

"Sayangnya kami menemukan masalah terpisah pada kedua mobil yang mencegah mereka untuk memulai GP China, dengan mobil Oscar dikeluarkan dari grid sesaat sebelum lap formasi. Kami sekarang akan berupaya mengidentifikasi setiap masalah," demikian pernyataan tim.

Akibat penarikan diri tersebut, posisi kelima dan keenam di grid start dibiarkan kosong. Kondisi itu menciptakan jarak cukup lebar antara Charles Leclerc yang memulai dari posisi keempat dan Pierre Gasly di posisi ketujuh pada lintasan lurus start-finish.

Kegagalan start ini menjadi pukulan bagi Norris yang tengah berupaya mempertahankan gelar juara dunia. Sebelumnya pembalap asal Inggris tersebut juga sempat menyampaikan kekecewaan terhadap performa mobil McLaren yang dinilai tertinggal dari rivalnya seperti Mercedes dan Ferrari.

Sementara itu, musim 2026 juga belum berjalan baik bagi Piastri. Pembalap asal Australia tersebut tercatat gagal mencapai garis start pada dua seri pembuka musim ini.

Berbicara kepada media saat balapan berlangsung, Norris mengaku sangat kecewa karena tidak dapat mengikuti perlombaan. Ia menyebut gangguan pada mobilnya berkaitan dengan komponen unit daya.

"Kami tidak bisa balapan. Ini sangat mengecewakan. Masalahnya ada di sisi unit daya," ujar Norris.

Ia menambahkan tim sebenarnya telah berupaya keras memperbaiki kerusakan sebelum start. Namun hingga waktu balapan tiba, solusi yang diperlukan belum berhasil ditemukan.

"Tim sudah berusaha sekeras mungkin untuk memperbaikinya atau menemukan solusi, tetapi mereka tidak berhasil. Ini mengecewakan, ini adalah kali pertama saya gagal start di Formula 1," kata Norris.

Selain dua pembalap McLaren, dua pembalap lain juga tercatat tidak dapat memulai balapan. Gabriel Bortoleto mengalami kerusakan mekanis pada mobil tim Audi.

Sementara itu, pembalap Williams Alex Albon juga gagal start akibat masalah hidrolik pada kendaraannya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.