Tantangan Besar Sprint Race Perdana F1 Shanghai

Jumat, 13 Mar 2026, 06:14 WIB

SHANGHAI - Era baru Formula 1 kembali memasuki babak penting akhir pekan ini saat balapan sprint pertama musim digelar di Chinese Grand Prix di Shanghai International Circuit. Lintasan tersebut diprediksi menghadirkan tantangan berbeda dibanding seri pembuka di Melbourne, yang berakhir dengan dominasi Mercedes-AMG Petronas Formula 1 Team.

Dalam balap perdana di Albert Park Circuit, George Russell memimpin finis satu-dua Mercedes setelah menaklukkan rekan setimnya, Kimi Antonelli. Di belakang keduanya menyusul duet Scuderia Ferrari, yakni Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, dalam balapan pertama di bawah regulasi teknis baru yang membawa perubahan besar.

Ket. Foto: Pemandangan umum Sirkuit Internasional Shanghai menjelang Grand Prix Formula Satu Tiongkok di Shanghai pada 11 Maret 2026. — Sumber: HECTOR RETAMAL / AFP

Sebaliknya, akhir pekan di Australia menjadi mimpi buruk bagi McLaren. Juara dunia asal Inggris, Lando Norris, hanya mampu finis di posisi kelima.

Sementara itu, juara dunia empat kali Max Verstappen dari Red Bull Racing menunjukkan daya juang tinggi. Start dari posisi ke-20 akibat kecelakaan saat kualifikasi, pembalap Belanda itu berhasil menembus hingga finis keenam.

Karakter lintasan di Shanghai diyakini akan menghadirkan tantangan teknis yang berbeda. Berbeda dengan Albert Park yang lebih mengalir, sirkuit ini memiliki satu trek lurus panjang serta rangkaian tikungan kompleks. Kondisi tersebut menuntut pendekatan berbeda dalam penggunaan baterai dan pengelolaan energi pada mobil generasi baru, yang kini mengandalkan distribusi tenaga 50 persen mesin konvensional dan 50 persen listrik.

Masalahnya, tim hanya memiliki satu sesi latihan sebelum kualifikasi sprint digelar pada hari Jumat (13/3). Waktu yang terbatas membuat proses penyempurnaan setelan mobil dan strategi menjadi jauh lebih sulit. Balapan sprint akan berlangsung Sabtu pagi sepanjang 19 lap di sirkuit sepanjang 5,451 kilometer, sebelum sesi kualifikasi grand prix digelar pada sore harinya.

Balapan utama pada hari Minggu dijadwalkan berlangsung selama 56 lap. Jika berkaca pada drama seri pembuka, potensi kejutan tetap terbuka. “Shanghai akan sangat penting untuk langsung tepat dalam hal apa pun. Sebab kami hanya punya satu sesi latihan sebelum langsung masuk kualifikasi,” ujar Antonelli.

Perkembangan mobil akan berlangsung sangat cepat. Jadi dia tak boleh membuat langkah yang salah karena situasinya bisa berubah sangat cepat.  ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.