Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Purbaya: Pembahasan Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh telah Rampung, Tunggu Diumumkan Presiden

29 Jumat, 13 Mar 2026, 14:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Purbaya: Pembahasan Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh telah Rampung, Tunggu Diumumkan Presiden Purbaya: Pembahasan Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh telah Rampung, Tunggu Diumumkan Presiden Doc: ANTARA
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pembahasan mengenai restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) atau Whoosh telah rampung.

Pemerintah Indonesia, kata dia, telah mengambil keputusan soal langkah penyelesaian utang ke depannya. Namun, dia mengatakan keputusan itu akan diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto atau pejabat lain yang terkait.

“Itu rapatnya sudah putus, tapi nanti tinggal Pak Presiden atau pemerintah yang resmi yang akan mengumumkan, bukan saya. Tapi itu sudah jelas langkah ke depan seperti apa,” ujar Purbaya saat dikonfirmasi wartawan di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat (13/3).

Pernyataan itu untuk merespons Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infrawil) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AHY dalam konferensi pers Update Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Persiapan Mudik Lebaran di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/3), menyebut keberlanjutan proyek kereta cepat Whoosh hingga Jawa Timur dilakukan secara paralel sambil menunggu restrukturisasi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China sebagai operator Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Ia mengatakan telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Keuangan dan Danantara Indonesia terkait dengan rencana Whoosh beroperasi hingga Banyuwangi, Jawa Timur.

AHY menjelaskan sambil mengembangkan proyek lanjutan Whoosh, pemerintah juga akan memastikan restrukturisasi keuangan KCJB tetap berjalan.

Menurut dia, restrukturisasi keuangan KCJB menjadi sangat penting lantaran akan mempengaruhi peta jalan atau peta jalan pengembangan Whoosh hingga Jawa Timur.

Lebih lanjut, AHY mengatakan apabila solusi untuk permasalahan keuangan KCJB telah didapatkan maka proyek masa depan Whoosh dapat dilanjutkan.

"Sebaiknya kita pastikan dulu KCJB-nya tuntas, artinya solusinya sudah bisa diambil dengan baik, baru setelah itu kita kembangkan berikutnya," jelasnya.

AHY menekankan bahwa pemerintah masih memiliki semangat untuk terus mengelola dan mengembangkan Whoosh agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas.

Ia menyampaikan kehadiran Whoosh hingga wilayah terujung Jawa Timur dapat mengubah peta pembangunan di daerah yang dilalui.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
BKSDA: Gunung Anak Krakatau...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menkum: Pemerintah Gratiskan Pendaftaran 19 Jenis Hak Cipta

Menkum: Pemerintah Gratiskan Pendaftaran 19 Jenis Hak Cipta

29 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.