Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Mudik, Jalan Rusak di Cianjur Ditargetkan Mulus H-5 Lebaran

📅 Kamis, 12 Mar 2026, 22:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Mudik, Jalan Rusak di Cianjur Ditargetkan Mulus H-5 Lebaran Doc: ANTARA/Ahmad Fikri.
Ket. Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menargetkan perbaikan jalan kabupaten yang rusak tuntas dilakukan sebelum H-5 lebaran sehingga layak dilalui saat mudik lebaran 2026.

CIANJUR – Menjelang Lebaran, kondisi jalan yang mulus dan aman menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman.

Perbaikan jalan rusak menjadi langkah krusial agar perjalanan jutaan pemudik dapat berlangsung lebih lancar, nyaman, dan minim risiko kecelakaan.

Selain membantu kelancaran arus kendaraan, jalan yang layak juga membuat perjalanan panjang terasa lebih tenang, sehingga momen pulang kampung bisa dinikmati dengan rasa aman hingga sampai ke tujuan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menargetkan perbaikan jalan rusak di jalur utama Cianjur termasuk di depan Tugu Lampu Gentur tuntas sebelum H-5 lebaran sehingga dapat dilalui pemudik dengan aman dan nyaman.

Kepala Dinas PUTR Cianjur Eri Rihandiar di Cianjur, Kamis (12/3), mengatakan perbaikan sejumlah ruas jalan utama milik kabupaten sebagian besar sudah tuntas dilakukan dan layak dilalui, saat ini proses perbaikan dilakukan di Tugu Lampu Gentur.

Pengerjaan perbaikan dengan cara cor beton agar kuat dan bertahan lama sudah dilakukan pada Rabu malam, sehingga rekayasa arus dilakukan setelah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Cianjur.

"Kami lakukan perbaikan dengan cara cor beton cepat kering, sehingga waktu pengerjaan ditargetkan dapat tuntas dalam waktu tiga hari ke depan, sehingga saat musim mudik lebaran jalur utama Cianjur sudah layak dilalui pemudik," katanya.

Pihaknya meminta masyarakat terutama pengendara untuk bersabar karena selama proses pengerjaan arus lalulintas terhambat dan dialihkan ke sejumlah jalur alternatif agar tidak terjadi macet total terutama saat jam sibuk pada pagi dan petang.

Dia menjelaskan khusus di ruas Tugu Lampu Gentur sepanjang tahun 2026 sudah dilakukan dua kali perbaikan karena faktor cuaca perbaikan dengan cara ditambal tidak bertahan lama, sehingga perbaikan kali ini dilakukan dengan cor beton cepat kering.

“Saat ini proses administrasi pengerjaan sudah berjalan dan proses perbaikan sedang berlangsung diperkirakan dalam beberapa hari sudah tuntas dan arus lalulintas dapat kembali normal," katanya.

Dia menuturkan sepanjang tahun 2026 program perbaikan jalan kabupaten tetap berjalan sesuai rencana, dimana saat ini progres perbaikan jalan milik kabupaten di Cianjur sudah mencapai sekitar 70 persen.

Tahun ini ungkap dia, Pemkab Cianjur mengalokasikan anggaran sekitar Rp150 miliar untuk perbaikan jalan kabupaten dengan target tingkat kemantapan jalan di wilayah Cianjur dapat meningkat sampai 82 persen.

“Seiring perbaikan yang terus dilakukan tahun ini, kami menargetkan jalan mantap di Cianjur bisa mencapai 82 persen, dan tahun selanjutnya dapat mencapai 100 persen jalan kabupaten mantap,” katanya.

Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menargetkan perbaikan jalan kabupaten yang rusak tuntas dilakukan sebelum H-5 lebaran sehingga layak dilalui saat mudik lebaran 2026.ANTARA/Ahmad Fikri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.