Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Australia Kirim Pesawat Peringatan Dini E-7A Wedgetail ke Teluk Persia

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 14:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Australia Kirim Pesawat Peringatan Dini E-7A Wedgetail ke Teluk Persia Doc: ABC News/Australian Defence Force
Ket. Australia memiliki armada enam pesawat E-7A Wedgetail.

JAKARTA - Australia akan mengerahkan pesawat peringatan dini udara E-7A Wedgetail beserta personel yang diperlukan selama periode awal empat pekan guna mendukung operasinya ke Teluk Persia, lapor penyiar ABC News mengutip Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.

Menteri Pertahanan Australia Richard Marles menyatakan bahwa pesawat tersebut diperkirakan tiba di kawasan itu pada pertengahan pekan dan mulai beroperasi pada akhir pekan, demikian bunyi laporan yang disampaikan, Senin (9/3).

Pesawat E-7A Wedgetail dalam beberapa hal merupakan pesawat konvensional dengan kemampuan radar yang luar biasa kuat.

Berbasis Boeing 737-700, radarnya cukup kuat untuk mencakup area seluas 4 juta kilometer persegi, menurut Departemen Pertahanan.

Luasnya lebih besar dari gabungan wilayah Australia Barat dan Wilayah Utara.

Pada pertengahan tahun 2025, sebuah pesawat Wedgetail dikerahkan bersama 100 personel Angkatan Pertahanan Australia (ADF) ke Polandia untuk membantu Ukraina melawan serangan pesawat tak berawak dan rudal balistik yang datang dari Russia.

Pesawat tersebut menjalankan lebih dari 45 misi selama penugasan tiga bulannya, termasuk memantau jet Russia yang melanggar wilayah udara Estonia dan memberikan informasi intelijen saat Ukraina dibombardir dengan pesawat tak berawak dan rudal selama serangan besar-besaran Russia pada September lalu.

Meskipun pengerahan Wedgetail dipandang oleh beberapa analis pertahanan sebagai kontribusi yang cukup jelas yang dapat diberikan Australia, tawaran rudal mengejutkan sebagian pihak.

Permintaan dukungan militer datang secara tertulis dari UEA, dan perdana menteri tampaknya mengindikasikan bahwa rudal adalah permintaan khusus.

Australia akan memasok UEA dengan rudal udara-ke-udara jarak menengah dan Albanese menyatakan Australia tidak akan mengirim pasukan ke Iran, tambah laporan tersebut.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Tehran, yang menyebabkan kerusakan serta korban sipil.

Iran kemudian merespons dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah, sebagai bentuk pertahanan diri.

AS dan Israel pada awalnya menyatakan bahwa serangan “pencegahan” tersebut diperlukan untuk menghadapi ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran, namun kemudian keduanya menegaskan bahwa mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dilaporkan gugur pada hari pertama serangan gabungan AS dan Israel itu. Iran kemudian menyatakan masa berkabung selama 40 hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Nasional
Kemenkum Akselerasi Layanan...
Ekonomi
MSCI Ancam Tendang Saham RI...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.