Wisata Alam, Hutan Kota Jeruk Surabaya Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Senin, 09 Mar 2026, 15:35 WIBSURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong pengembangan sektor wisata yang tidak hanya menarik bagi pengunjung, tetapi juga memberi dampak langsung bagi perekonomian warga. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan bahwa setiap kawasan wisata harus mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wali Kota Eri mencontohkan sejumlah kawasan wisata yang mulai dikembangkan, salah satunya di wilayah Hutan Kota Jeruk. Menurutnya, destinasi wisata tidak cukup hanya dibuka, tetapi harus terus menghadirkan aktivitas baru agar tetap menarik dan ramai dikunjungi.
âKalau wisata itu harus ada pergerakan yang terus diperbarui supaya tetap hidup. Karena itu saya ingin masyarakat Surabaya juga ikut terlibat meramaikan kawasan wisata tersebut,â kata Wali Kota Eri, Senin (9/3).
Ia menegaskan, pengembangan wisata harus memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar. Karena itu, Pemkot Surabaya mendorong kehadiran UMKM agar bisa berjualan di kawasan wisata dan ikut merasakan dampak ekonomi dari kunjungan wisatawan.
âSaya tidak ingin ketika wisata dibuka tetapi tidak memberikan dampak bagi masyarakat. Harapannya ada UMKM yang berjualan di sana sehingga ekonomi warga juga ikut bergerak,â ujarnya.
Meski demikian, Wali Kota Eri menekankan bahwa produk UMKM yang hadir di kawasan wisata harus melalui proses kurasi. Hal ini penting untuk memastikan kualitas produk, termasuk cita rasa makanan, tetap terjaga dan mampu memenuhi ekspektasi pengunjung.
âKalau makanan harus dijaga kualitasnya, rasanya harus konsisten. Jangan sampai pengunjung datang tapi kecewa,â jelasnya.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkot Surabaya akan kembali menggelar berbagai pelatihan bagi pelaku UMKM. âLangkah ini dilakukan agar pelaku usaha semakin siap memanfaatkan peluang ekonomi dari berkembangnya destinasi wisata di Kota Pahlawan,â pungkasnya.Â
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Kemenkes Ungkap ISPA dan Diare Dominasi Penyakit Pengungsi
-
Kemenperin Fokus Manfaatkan Anggaran RO Khusus Rp299,9 Miliar untuk Tiga Hal
-
WFH Setiap Jumat, Pemkot Surabaya Siapkan Skema Transportasi Umum untuk ASN
-
Renungan Suci di Monas: Upaya Gubernur Pramono Jadikan Jakarta Kota Global Inklusif
-
Kongres Ingin C-130 Hercules Bisa Menjadi 'Pesawat Kiamat' Baru Angkatan Udara AS
-
Takut Pelaku Kembali, Pegawai SPBU Korban Penganiayaan di Jaktim Sempat Libur
-
Lestarikan Seni Tradisional, Ribuan Penari Jaran Kepang Menari Massal di Alun-Alun Temanggung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.