Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI Minta Evaluasi Total TPST Bantargebang Usai Longsor Tewaskan Lima Orang

📅 Senin, 09 Mar 2026, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPRD DKI Minta Evaluasi Total TPST Bantargebang Usai Longsor Tewaskan Lima Orang Doc: Antara
Ket. Operator mengoperasikan alat berat saat melakukan pencarian korban longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3).

Jakarta - Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI segera mengevaluasi menyeluruh pengelolaan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, setelah terjadinya longsor yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia.

"Saya meminta Pemprov DKI segera melakukan evaluasi total terhadap sistem pengelolaan dan keamanan di Bantargebang. Keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan fasilitas sebesar ini," kata Kenneth di Jakarta, Senin (9/3).

Menurut dia, evaluasi penting dilakukan terhadap sistem keamanan, manajemen penumpukan sampah, hingga standar keselamatan bagi para pekerja yang beraktivitas di kawasan TPST Bantargebang.

Kenneth juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa longsor yang terjadi di TPST Bantargebang dan mengakibatkan lima orang meninggal dunia.

Ia mengatakan bahwa peristiwa tersebut sebagai tragedi kemanusiaan yang tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi peringatan serius mengenai kondisi pengelolaan sampah di Jakarta yang semakin mengkhawatirkan.

"Saya turut berduka cita yang mendalam atas peristiwa longsor yang terjadi di TPST Bantargebang," ujarnya.

TPST Bantargebang, kata dia, selama ini menampung sebagian besar sampah dari Jakarta dengan volume yang sangat besar setiap harinya. Kondisi tersebut membuat beban timbunan sampah terus meningkat dari waktu ke waktu.

Untuk itu, Pemprov DKI perlu mengevaluasi pengelolaan karena tanpa penataan yang serius dan sistem pengelolaan yang lebih modern, risiko bencana seperti longsor, kebakaran, pencemaran lingkungan hingga ancaman keselamatan bagi para pekerja dan masyarakat sekitar akan terus terjadi.

Anggota Komisi C itu menilai peristiwa ini harus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan besar terhadap sistem pengelolaan sampah di Jakarta. Selama ini, pengelolaan sampah masih sangat bergantung pada metode penumpukan atau landfill yang semakin hari semakin penuh.

Menurut dia, beberapa langkah strategis yang perlu segera dilakukan antara lain memperkuat program pengurangan sampah dari sumbernya melalui pemilahan sampah di tingkat rumah tangga.

Selain itu, pemerintah juga diminta memperluas jaringan bank sampah di tingkat RW dan kelurahan, serta meningkatkan edukasi masyarakat agar sampah organik dan anorganik dapat dipisahkan sejak awal.

"Dengan cara seperti itu, volume sampah yang masuk ke TPST Bantargebang dapat ditekan secara signifikan," katanya.

Di sisi lain, Kenneth juga mendorong percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis teknologi seperti "waste to energy", "refuse derived fuel" (RDF), serta fasilitas pengolahan kompos untuk sampah organik.

Diversifikasi metode pengolahan ini dinilai sangat penting agar Bantargebang tidak lagi menjadi satu-satunya tumpuan pembuangan akhir bagi sampah Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.