Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemlu RI: Kapal Tugboat UEA Berawak 4 WNI Terbakar dan Tenggelam di Selat Hormuz

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 09:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemlu RI: Kapal Tugboat UEA Berawak 4 WNI Terbakar dan Tenggelam di Selat Hormuz Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Kapal-kapal berlayar di Selat Hormuz, Iran.

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan bahwa kapal tugboat Musaffah 2 berbendera Uni Emirat Arab (UEA) yang membawa empat awak kapal WNI terbakar dan tenggelam di Selat Hormuz pada Jumat (6/3).

“Insiden terjadi di Selat Hormuz, di antara perairan UEA dan Oman pada tanggal 6 Maret 2026 pukul 02.00 dini hari waktu setempat,” mengutip pernyataan Direktorat Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI di Jakarta, Sabtu.

Saksi mata menyebutkan, menurut pernyataan tersebut, kapal tugboat itu mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar dan tenggelam. Hingga saat ini, otoritas UEA dan Oman masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden tersebut.

Kemlu RI menyampaikan bahwa kapal tugboat itu membawa total tujuh awak kapal yang terdiri dari warga negara Indonesia, India, dan Filipina. Empat awak kapal selamat, sedangkan tiga awak kapal lainnya masih dalam proses pencarian.

“Khusus kondisi awak 4 awak WNI, 1 WNI sedang mendapat perawatan luka bakar di rumah sakit di Kota Khasab, Oman. Sedangkan 3 WNI lainnya masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat,” mengutip pernyataan itu.

Disebutkan pula bahwa selain empat WNI tersebut, terdapat satu WNI yang berada di lokasi insiden, namun berada di kapal yang berbeda dan dalam keadaan selamat.

Perwakilan RI di UEA dan Oman terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan pihak terkait untuk mencari tiga awak WNI yang hilang, memastikan perawatan satu WNI yang selamat, serta menyampaikan perkembangan penanganan kepada keluarga di Indonesia, kata Kemlu RI.

Kemlu kembali mengimbau agar seluruh WNI di Timur Tengah, termasuk awak WNI yang bekerja di kapal laut, selalu meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat.

“Segera lakukan lapor diri untuk memastikan respon cepat dan tepat dari Perwakilan RI. Dalam keadaan darurat, segera hubungi hotline Perwakilan RI terkait,” menurut pernyataan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.