Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Industri Perkebunan dan Forwatan Terus Bantu Kelompok Rentan

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 00:09 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Selain itu, lanjutnya, sawit juga memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Menurut data Kementerian Perindustrian, nilai ekonomi sektor hilir sawit diperkirakan mencapai sekitar Rp 750 triliun, setara dengan sekitar 3,5 persen dari Produk Domestik Bruto Indonesia, termasuk nilai ekspor dan produk turunannya.

Untuk itu, dia menekankan pentingnya menjaga kelestarian sawit sekaligus meluruskan berbagai kampanye negatif yang selama ini kerap dialamatkan kepada komoditas tersebut.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun pemahaman bahwa sawit harus dilestarikan dan manfaatnya dijaga, jangan sampai keberadaannya di negeri kita dilupakan,” ujarnya.

Adapun Pengasuh pondok pesantren dan Panti Asuhan Riyadhush Sholihin Kebayunan Tapos Depok, KH Bahrudin menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan Forwatan dan perusahaan sawit kepada anak-anak yatim.

Ia mengatakan, Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan bantuan yang diberikan. Mudah-mudahan menjadi keberkahan bagi Bapak dan Ibu semuanya, serta dilancarkan segala urusannya,” ujarnya.

Ia juga berharap doa dan dukungan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

Menurutnya, seperti halnya sawit yang memberi manfaat bagi banyak orang, anak-anak panti pun diharapkan kelak tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Panti Asuhan Riyadhus Shalihin, yang berlokasi di Tapos, Depok, adalah lembaga yang didirikan secara mandiri oleh KH. Moh. Yasin untuk mengasuh anak yatim dan piatu. Panti ini menampung dan mengasuh 98 anak yatim, piatu, dan dhuafa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.