Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,4 Ton Sianida dari Filipina

📅 Sabtu, 07 Mar 2026, 10:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,4 Ton Sianida dari Filipina Doc: Dispen TNI AL
Ket. Wakil Komandan Kodaeral VIII Laksma TNI Tony Herdijanto saat memeriksa barang bukti sianida ilegal di Markas Kodaeral VIII, Sulawesi Utara, Kamis (5/3/2026)

JAKARTA - Personel TNI Angkatan Laut menggagalkan penyelundupan 1,4 ton sianida dari Filipina ke Indonesia melalui Pelabuhan Ferry ASDP Bitung, Sulawesi Utara.

Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (7/3), dijelaskan bahwa penangkapan itu dilakukan Tim Quick Response 8 Satuan Patroli Kodaeral VIII bersama Satgas Intelmar Kerapu-8.26, serta Bea Cukai Kanwil Sulawesi Utara pada Rabu (4/3).

Wakil Komandan Kodaeral VIII Laksamana Pertama TNI Tony Herdijanto mengatakan peristiwa penangkapan bermula ketika petugas memeriksa kendaraan yang turun dari Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Labuhan Haji dengan rute Talaud–Bitung saat sandar di Pelabuhan Ferry ASDP Bitung.

"Dalam pemeriksaan terhadap sebuah truk ekspedisi berwarna hijau, petugas menemukan muatan bahan kimia berbahaya jenis sianida yang dikemas dalam 29 karung," kata Tony dalam siaran pers itu.

Tony menjelaskan temuan itu sangat mencurigakan karena pengiriman sianida memerlukan penanganan dan pengangkutan secara khusus.

Ia mengatakan muatan bahan kimia seperti itu seharusnya diangkut menggunakan kapal khusus.

"Muatan tersebut juga tidak dilengkapi dokumen resmi sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran maupun para penumpang kapal," jelasnya.

Dari pemeriksaan terhadap 29 karung, lanjut Tony, masing-masing karung memiliki berat sekitar 50 kilogram sehingga total keseluruhan barang mencapai sekitar 1.450 kilogram atau 1,4 ton.

"Berdasarkan informasi awal, barang ilegal tersebut diduga berasal dari Filipina yang masuk melalui Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, sebelum diselundupkan menuju Bitung menggunakan truk ekspedisi yang menumpang kapal feri penumpang," jelasnya.

Temuan sianida tersebut akhirnya disita di markas Kodaeral VIII untuk keperluan penindakan proses hukum lebih lanjut.

Tony menegaskan penangkapan ini membuktikan kuatnya komitmen TNI AL dalam menjaga kawasan laut Indonesia dari ragam aktivitas penyelundupan barang ilegal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama...
Megapolitan
BMKG Bawa Kabar Baik untuk ...
Megapolitan
18 Rumah Terbakar di Kebayo...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.