Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswa IAIN Gorontalo Dalami Bahasa Isyarat

📅 Sabtu, 07 Mar 2026, 16:08 WIB | Oleh:
Mahasiswa IAIN Gorontalo Dalami Bahasa Isyarat Doc: ANTARA/HO-IAIN Gorontalo
Ket. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahIAI) Sultan Amai Gorontalo.

Gorontalo -- Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, mendalami bahasa isyarat bersama Gerakan Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN).

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Profesor Arten Mobonggi di Gorontalo, Jumat mengatakan pendalaman tersebut dilakukan melalui Workshop Komunikasi Inklusif dan Penguasaan Dasar Bahasa Isyarat bagi mahasiswa semester enam dan delapan.

"Alhamdulillah meski di tengah suasana bulan Ramadan, kegiatan ini berlangsung khidmat dan berlangsung di aula Fakultas Syariah," katanya.

Workshop ini merupakan kolaborasi strategis antara Program Studi PGMI dengan GERKATIN Gorontalo dan Komunitas Rangkul Asa.

Langkah ini diambil untuk membekali calon pendidik madrasah dengan keterampilan khusus, dalam menghadapi keberagaman peserta didik di sekolah inklusif.

Arten mengatakan penguasaan bahasa isyarat bukan lagi sekadar keahlian tambahan, melainkan kebutuhan mendasar bagi guru masa kini.

"Pendidikan inklusif adalah masa depan Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (MI) kita. Melalui workshop ini, kita ingin memastikan mahasiswa PGMI siap menjadi pendidik yang tidak meninggalkan satu anak pun di belakang karena hambatan komunikasi," katanya.

Sekretaris Program Studi PGMI Mifth Huljannah berharap mahasiswa benar-benar memanfaatkan momentum ini untuk bisa menguasai dasar-dasar bahasa isyarat.

PGMI IAIN Sultan Amai Gorontalo membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki empati dan kompetensi sosial yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selama workshop berlangsung, terlihat antusiasme mahasiswa tetap tinggi meski kegiatan dilaksanakan saat berpuasa.

Mahasiswa diajak memahami filosofi lingkungan inklusif, sekaligus mempraktikkan langsung alfabet dan kalimat dasar bahasa isyarat.

Hadir sebagai narasumber ahli dalam memberikan materi komprehensif, yaitu Ketua Program Studi Pendidikan Khusus Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Sri Yulan Umar dalam materi 'Membedah urgensi lingkungan inklusif di sekolah dasar'.

Dosen Program Studi PGMI Sabrina Nadjib dengan materi 'Meninjau aspek komunikasi inklusif dari perspektif pedagogi', serta Pengajar Bahasa Isyarat Abd Kadir Umar selaku  instruktur praktik bahasa isyarat.

Hadir pula Juru Bahasa Isyarat Yusrilsyah Limbanadi selaku fasilitator komunikasi antara peserta dan narasumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.