Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tanda-Tanda Tekanan Emosional yang Membutuhkan Bantuan Psikolog Menurut Pakar Kemenkes

📅 Jumat, 06 Mar 2026, 06:44 WIB | Oleh:
Tanda-Tanda Tekanan Emosional yang Membutuhkan Bantuan Psikolog Menurut Pakar Kemenkes Doc: ANTARA/Angie
Ket. Ilustrasi - Konsultasi dengan psikolog.

JAKARTA - Tekanan emosional yang menetap hingga mengganggu fungsi dasar seperti bekerja dan berinteraksi sosial tidak boleh disepelekan.

Psikolog klinis Ratih Ibrahim menegaskan, bantuan tenaga profesional menjadi langkah krusial ketika seseorang mulai merasa kewalahan dalam menjalankan rutinitas harian. Di sisi lain, proses pemulihan jiwa juga bisa diawali dari kemampuan mengambil jeda dan melakukan refleksi diri yang mendalam. Dengan layanan psikolog yang kini semakin terjangkau di puskesmas, masyarakat diharapkan lebih berani untuk memprioritaskan kesehatan mental demi kualitas hidup yang lebih baik.

"Bantuan profesional perlu dipertimbangkan ketika seseorang merasa tekanan emosionalnya menetap, bahkan semakin berat, sampai membuat dirinya kewalahan dan mulai mengganggu fungsi sehari-hari," kata psikolog lulusan Universitas Indonesia itu saat dihubungi ANTARA pada Kamis.

Psikolog yang tergabung dalam Tim Ahli Kelompok Kerja Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan RI itu menjelaskan, kondisi tersebut terjadi ketika seseorang merasa kewalahan secara emosional dan kesulitan menjalankan fungsi dasar seperti bekerja, menjaga relasi, tidur, dan aktivitas rutin harian.

Menurut dia, tanda peringatan lain yang perlu diperhatikan yakni munculnya perasaan putus asa yang berlangsung lama, ledakan emosi yang sulit dikendalikan, keinginan menarik diri secara ekstrem dari lingkungan sosial, serta munculnya pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.

"Tanda-tanda tersebut menunjukkan bahwa seseorang membutuhkan dukungan yang lebih terarah dari tenaga profesional," katanya.

Ia menambahkan, orang yang sudah merasa tidak mampu mengelola emosinya sendiri juga disarankan meminta bantuan dari tenaga profesional untuk memulihkan diri.

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada Theresia Novi Poespita Candra, S.Psi., M.Si, Ph.D., Psikolog kepada ANTARA pada Kamis mengatakan bahwa orang bisa meminta bantuan dari profesional untuk memahami kondisi dirinya.

"Kalau seseorang merasa perlu ada yang membantu dan memutuskan pergi ke bantuan profesional, itu tentu langkah yang baik," kata lulusan The University of Melbourne itu.

Ia menambahkan, layanan psikolog saat ini sudah tersedia di fasilitas kesehatan seperti puskesmas sehingga lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Meskipun demikian, dia mengemukakan bahwa proses pemulihan diri tidak selalu harus dimulai dari layanan profesional.

Kesadaran diri untuk memahami emosi dan kondisi pribadi dapat menjadi langkah awal untuk memulihkan diri.

Novi mengatakan bahwa orang dapat mulai membangun kesadaran diri dengan cara seperti membaca buku tentang pengembangan diri, filsafat, atau refleksi pribadi yang dapat membantu memahami tujuan hidup dan cara menghadapi masalah.

Menurut dia, kemampuan refleksi diri dapat membantu seseorang melihat kembali pengalaman hidupnya dan memahami alasan di balik reaksi emosional yang muncul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.