Pertamina Pastikan Stok BBM di Jember Aman untuk Kebutuhan Masyarakat

Jumat, 06 Mar 2026, 08:43 WIB

JEMBER – Pertamina memastikan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran 2026, sehingga tidak perlu melakukan aksi borong dan menimbulkan antrean panjang di sejumlah SPBU.

Pantauan di lapangan antrean panjang masih terjadi di sejumlah SPBU di Kabupaten Jember hingga Jumat pagi karena sebagian masyarakat melakukan aksi borong sebelumnya dan panik akibat isu kelangkaan BBM yang beredar di media sosial.

Ket. Foto: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Jember Muhammad Fawait dan Pertamina meninjau SPBU Jalan Gajahmada Jember pada Kamis (31/7/2025). — Sumber: ANTARA

"Pada prinsipnya untuk semua stasiun pengisian bahan bakar minyak (SPBU) di Jember melakukan operasional secara normal dan tidak ada pengurangan penyaluran BBM," kata Sales Branch Manager wilayah II PT Pertamina Patra Niaga, Andi Reza Ramadan, dalam keterangannya di Jember, Jumat (06/3).

Menurutnya penyaluran BBM di seluruh SPBU di Jember berjalan lancar, sehingga masyarakat diminta tidak panik dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memicu keresahan masyarakat.

"Stok BBM sangat berlimpah karena kuota Pertalite mencapai 584 ton dan Pertamax mencapai 279 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jember, sehingga stok aman," katanya.

Ia menjelaskan bahwa Pertamina juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan suplai energi tetap stabil di wilayah tersebut dan pihaknya telah berkomunikasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk perwakilan daerah sekitar, untuk memantau kondisi distribusi BBM.

Ia mengatakan pihak Pertamina siap menambah suplai BBM di Jember apabila diperlukan dan meminta masyarakat tetap tenang, sehingga tidak perlu melakukan aksi borong karena stok aman.

"Pertamina akan menambah penyaluran BBM untuk wilayah Jember pada Jumat pagi, sehingga ketahanan stok bisa terjaga dan tidak lagi antrean panjang di SPBU," katanya.

Sementara Ketua DPC Hiswana Migas wilayah Besuki, Iqbal Wilda Fardana mengatakan bahwa distribusi BBM di Kabupaten Jember berjalan normal seperti biasanya dan stok juga sangat aman.

"Saya mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena kami pastikan stok BBM aman, sehingga cukup membeli sesuai dengan kebutuhan," ujarnya.

Menurutnya aksi borong yang dilakukan masyarakat di sejumlah SPBU dapat memicu antrean panjang hingga menimbulkan kelangkaan semu karena stok BBM di SPBU cepat habis.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.