Atletico Selangkah Lagi Mengakhiri Dahaga Gelar
Kamis, 05 Mar 2026, 01:14 WIBBARCELONA - Peluang Atletico Madrid untuk mengakhiri tanpa trofi kembali terbuka lebar. Meski kalah telak 0-3 dari Barcelona dalam laga leg kedua semifinal Copa del Rey, Rojiblancos tetap melangkah ke final berkat keunggulan agregat 4-3. Ketegangan di Camp Nou, Rabu (4/3) dini hari WIB, menjadi ujian mental sekaligus bukti ketangguhan tim asuhan Diego Simeone dalam menjaga asa juara.
Datang dengan bekal kemenangan telak 4-0 dalam laga leg pertama Februari lalu, Atletico dipaksa bertahan total menghadapi gelombang serangan tuan rumah. Barcelona, juara bertahan yang mengoleksi 32 trofi Copa del Rey, tampil menggebrak sejak menit awal demi membalikkan keadaan.
Pemain remaja berusia 18 tahun Marc Bernal mencetak dua gol. Kemudian, Raphinha menyumbang satu gol dari titik penalti. Tiga gol itu sempat membuat publik tuan rumah bermimpi tentang kebangkitan bersejarah setelah kekalahan telak di leg pertama. Namun, ketangguhan lini belakang Atletico dan penampilan sigap kiper Juan Musso memastikan agregat tetap berpihak pada tim tamu.
Barcelona membuka keunggulan lewat penyelesaian jarak dekat Bernal memanfaatkan umpan Lamine Yamal. Sebelum jeda, Pedri dijatuhkan di kotak terlarang dan Raphinha dengan tenang mengecoh Musso dari titik putih. Gol ketiga datang dari Bernal lahir pada babak kedua lewat sepakan voli. Dia menyambut umpan silang Joao Cancelo, menghidupkan asa tuan rumah.
Di sisi lain, Atletico bukannya tanpa peluang. Antoine Griezmann nyaris menghukum mantan klubnya lewat serangan balik cepat. Sedangkan Ademola Lookman hampir mencuri gol tandang penting. Namun, fokus utama Simeone jelas: bertahan dan bertahan.
Pada menit-menit akhir, pelatih Barcelona Hansi Flick bahkan mendorong bek tengah Ronald Araujo ke lini depan demi memburu gol keempat yang bisa memaksa perpanjangan waktu. Enam menit injury time terasa seperti keabadian bagi kubu tamu. Sorak-sorai pendukung tuan rumah terus menggema, tetapi pertahanan Atletico tak runtuh,â tegas Simeone.
Gelandang sekaligus kapten Koke menyebut keberhasilan ini sebagai langkah penting setelah lima tahun tanpa trofi. âKami ingin menghadiahkan final untuk para penggemar. Dalam laga seperti ini, Anda harus siap menderita dan bertahan,â ujarnya.
Di final Atletico akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Real Sociedad dan Athletic Bilbao. Partai puncak berlangsung di Sevilla pada tanggal 18 April. Di tengah spekulasi masa depan Griezmann yang dikaitkan dengan Orlando City di MLS, Simeone berharap penyerang asal Prancis itu tetap menjadi bagian dari momen krusial tersebut.
Final ini bukan sekadar pertandingan. Bagi Atletico, ini adalah kesempatan emas menutup musim dengan kejayaan dan membuktikan bahwa daya juang mereka masih cukup untuk kembali meraih mahkota Copa del Rey.Â
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Zulhas: Pemerintah Bangun 2.000 Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Siap Saingi Singapura, Hong Kong Resmikan Terminal Bandara Paling Digital di Dunia
-
Bangun Jakarta Jadi Kota Sinema, Sektor Jasa Kesenian dan Hiburan Diberi Keringanan Pajak 50 Persen
-
Penganan tradsional khas Lebaran di Palu
-
La Liga Spanyol: Real Madrid Tundukkan Atletico dalam Laga Derby, Barcelona Menang Tipis atas Rayo
-
Barcelona Taklukkan Atletico Madrid lewot Gol Rashford dan Lewandowski
-
Menanamkan Nilai-nilai Antikorupsi dari Keluarga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.