Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Banyumas Siapkan Lima Bus Mudik Gratis Lebaran 2026

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 16:28 WIB | Oleh:
Pemkab Banyumas Siapkan Lima Bus Mudik Gratis Lebaran 2026 Doc: ANTARA/Sumarwoto
Ket. Pemberangkatan armada bus gratis Lebaran 2025 di Terminal Bus Bulupitu, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (5/4/2025).

Purwokerto, Jateng -- Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyiapkan lima unit bus untuk program mudik gratis Lebaran 2026 guna membantu masyarakat perantau pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

"Yang sudah pasti dari pemda ada lima kendaraan. Untuk tambahan dari instansi lain masih kami koordinasikan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas Omar Udaya di Purwokerto, Banyumas, Jateng, Rabu.

Ia mengatakan program mudik gratis tersebut mengikuti kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemberangkatan dijadwalkan pada 16 Maret 2026 dari Museum Purna Bakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Menurut dia, mekanisme pendaftaran dan teknis pelaksanaan akan dikoordinasikan oleh pemerintah provinsi, sementara pemerintah kabupaten berperan dalam menyiapkan armada serta dukungan operasional di daerah tujuan.

Ia mengharapkan program mudik gratis tersebut dapat meringankan beban biaya transportasi masyarakat Banyumas yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya, sekaligus membantu mengurangi kepadatan kendaraan pribadi khususnya sepeda motor saat arus mudik Lebaran 2026.

Di sisi lain, kata dia, Dinhub Banyumas telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, termasuk jalur alternatif.

"Secara nasional kami sudah mengikuti rapat pengarahan terkait persiapan arus mudik, dan untuk tingkat kabupaten akan segera kami rapatkan lebih lanjut," kata Omar.

Lebih lanjut, Kabid Angkutan dan Keselamatan Dinhub Banyumas Mufti Hakim mengatakan Dinas Perhubungan telah memetakan jalur-jalur alternatif yang dapat dimanfaatkan pemudik apabila terjadi kepadatan di jalur utama.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas pada titik-titik rawan kemacetan.

Menurut dia, beberapa wilayah yang dinilai berpotensi mengalami kepadatan saat arus mudik maupun arus balik, antara lain kawasan Patikraja dan Rawalo.

"Kami sudah menyiapkan jalur alternatif dan langkah antisipasi jika terjadi kepadatan, termasuk pemanfaatan jalan-jalan kecil yang masih memungkinkan dilalui kendaraan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
IQAir: Kualitas Udara Jakar...
Ekonomi
Rupiah Rawan Tertekan - 29 ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.