10 Guru Besar Universitas Surabaya akan Memperkuat Sisi Riset dan Inovasi

Rabu, 04 Mar 2026, 05:13 WIB

SURABAYA – Riset dan inovasi menjadi bagian utama untuk kemajuan dan kemakmuran. Akademisi harus memulai riset dan inovasi. Untuk itu, Universitas Surabaya (Ubaya) mengukuhkan 10 guru besar baru dari lima fakultas dalam rapat senat terbuka di Kampus Ubaya Tenggilis, Surabaya, Selasa, guna memperkuat ekosistem riset dan inovasi menjelang Dies Natalis ke-58.  

"Dengan semakin banyaknya guru besar, kapasitas kepemimpinan ilmiah, kolaborasi riset, serta hilirisasi inovasi akan semakin kuat. Kami berharap kehadiran mereka mendorong lahirnya penelitian unggul, kolaborasi industri yang lebih luas, serta solusi inovatif yang berdampak bagi bangsa," kata Rektor Ubaya Dr Benny Lianto.

Ket. Foto: pengukuhan guru besar — Sumber: ist

Ia menyebut pengukuhan tersebut menjadi hadiah istimewa menjelang hari jadi ke-58 Ubaya pada 11 Maret 2026 serta menegaskan bahwa pengangkatan guru besar bukan sekadar pencapaian akademik individual, melainkan wujud integritas intelektual dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur, Prof Dyah Sawitri berharap para profesor yang dikukuhkan mampu menjalankan peran sebagai agen perubahan dan meningkatkan daya saing riset serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. "Nilai multikultur yang dimiliki Ubaya harus menjadi komitmen dan diterapkan dengan konsisten sebagai kearifan yang menjadi sumber kekuatan," katanya.

Pihaknya juga menyampaikan peningkatan daya saing untuk riset dan Tri Dharma Perguruan Tinggi, agar tidak hanya unggul dalam penelitian, namun juga dalam pendidikan dan pengabdian masyarakat. "Dengan demikian, kita benar-benar mengedepankan mutu untuk menciptakan SDM unggul Indonesia emas," tuturnya.

10 guru besar yang dikukuhkan yakni Prof Dr Go Lisanawati SH MHum dari Fakultas Hukum; Prof Dr apt Oeke Yunita SSi MSi; Prof Dr apt Amelia Lorensia SFarm MFarmKlin; Prof Dr apt Rika Yulia SSi SpFRS; serta Prof apt Kartini SSi MSi PhD dari Fakultas Farmasi.

Selanjutnya Prof Dr Felizia Arni Rudiawarni SE MAk dan Prof Dr Werner R Murhadi SE MM CSA CIB CRP dari Fakultas Bisnis dan Ekonomika; Prof Dr Joko Siswantoro SSi MSi HCIA-AI CADS serta Prof Lisana SKom MInfTech PhD dari Fakultas Teknik; serta Prof Dr rer nat Sulistyo Emantoko Dwi Putra SSi MSi dari Fakultas Teknobiologi.

Dengan penambahan tersebut, jumlah profesor aktif yang mengajar di Ubaya kini genap 36 orang, memperkuat kepemimpinan ilmiah serta kolaborasi penelitian dan inovasi di lingkungan kampus.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.