Persib Ditahan Imbang 2-2 Persebaya, Bojan Hodak Enggan Komentar Atau Kecewa pada Kepemimpinan Wasit Kah?
Selasa, 03 Mar 2026, 17:49 WIBSURABAYA, JAWA TIMUR - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak enggan berkomentar banyak terkait laga melawan Persebaya Surabaya yang berakhir imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (2/3) malam.
"Ya, saya respek pada semuanya, saya respek pada media, termasuk semua yang ada di sini. Tetapi, saya juga tidak bisa bicara mengenai wasit, sehingga saya tidak bisa komentar mengenai jalannya pertandingan," kata Hodak saat konferensi pers usai pertandingan.
Hodak menegaskan, dikarenakan hal tersebut sehingga dirinya tidak bisa membedah taktik maupun berkomentar terkait pertandingan.
Saat meninggalkan ruangan, pelatih asal Kroasia itu kembali masuk dan memberikan gestur permintaan maaf kepada para jurnalis yang telah menunggu.
"Itu saja. Cukup. Tidak ada lagi yang perlu dibicarakan. Kami tidak membicarakan tentang wasit," ucapnya.
Persebaya bermain imbang 2-2 saat melawan Persib pada laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 di Stadion GBT Surabaya, Senin malam.
Gol Persebaya dicetak oleh Bruno Moreira pada menit ke-44 dan Francisco Rivera menit ke-83. Sementara Persib dicetak oleh Luciano Guaychocea menit ke-51 dan Andrew Jung menit ke-73.
Dari hasil pertandingan tersebut, Persebaya berada di peringkat 5 dengan total poin 39. Sedangkan Persib, masih kokoh di puncak dengan total poin 54.
Daya Juang Persebaya
Sebelumnya diberitakan, pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memuji mental pemainnya sehingga bisa mengejar ketertinggalan gol untuk dapat menyamakan kedudukan saat bermain imbang 2-2 melawan juara bertahan Persib Bandung.
"Kami sebenarnya ingin menang, tapi kami harus tetap senang dengan semangat juang pemain meski hasilnya seri,â kata Tavares saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion GBT Surabaya, Senin malam.
Tavares menilai kedua tim sama-sama menciptakan banyak peluang sepanjang laga sehingga hasil imbang menjadi gambaran pertandingan yang berlangsung terbuka.
Terkait keputusan taktik, Tavares menjelaskan pergantian pemain dilakukan setelah Milos Raickovic melakukan pelanggaran berbahaya di dekat kotak penalti pada akhir babak pertama.
Ia menilai kondisi fisik Milos menurun karena padatnya jadwal pertandingan sehingga memilih memasukkan Gustavo Fernandes dan mendorong Risto Mitrevski lebih ke depan.
"Hal itu kami lakukan untuk mengantisipasi masuknya pemain bertubuh tinggi dari Persib," ucapnya.
Tavares menyebut keputusan tersebut diambil didasarkan pada analisis pertandingan Persib sebelumnya, di mana kerap mencetak gol melalui umpan silang yang memanfaatkan keunggulan postur penyerang.
Selain itu, ia membeberkan alasan menempatkan Toni sebagai sayap kanan meski pemain tersebut berposisi asli sebagai gelandang.
Menurut dia, Toni memiliki agresivitas, kecepatan, dan teknik yang sesuai dengan kebutuhan tim di sektor tersebut, bahkan mampu mencatatkan satu assist dari posisi barunya.
âDia aslinya bukan pemain sayap kanan, tapi dia menyelesaikan pertandingan di posisi tersebut,â tuturnya.
Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi dukungan suporter Bonek dan Bonita yang dinilainya memberi energi tambahan bagi tim sepanjang pertandingan.
Ia mengatakan atmosfer stadion sangat luar biasa dan membantu pemain, terutama ketika tim harus tampil dengan sejumlah pemain yang tidak berada di posisi aslinya akibat badai cedera.
âSaya tidak bisa komplain sedikit pun terhadap apa yang terjadi para pemain,â kata Tavares.
Sementara itu, pemain Persebaya Toni Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada pendukung yang hadir langsung di stadion, meskipun hasil tersebut bukan yang diharapkan.
âTentu saja ini bukan hasil yang kita inginkan, dan di pertandingan berikutnya saya berharap kami bisa mendapatkan tiga poin,â katanya.
Selain itu, terkait posisinya sebagai winger saat lawan Persib, Toni hanya berpatok pada taktik yang pelatih berikan, bahkan sudah siap ditempatkan di posisi mana pun selama untuk kepentingan tim.
âSaya akan tampil maksimal dan selalu siap ditempatkan di posisi mana pun,â katanya. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Dua Personel Polisi di Dumai Dipecat Tidak Hormat Akibat Narkotika dan Desersi.
-
MPMX Tingkatkan Dividen Tunai Usai Bukukan Pendapatan Rp 16,2 Triliun pada 2025
-
Jangkau 96 Kota, SOYJOY Nutrition Award 2026 Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Indonesia Lebih Sehat
-
Tayang 25 Juni, Film "Tanah Runtuh" Ajak Penonton Pahami Cinta Lewat Sosok Anak Down Syndrome
-
Kalah dari Garuda, Pelatih Mozambik Malah Berani Ramal Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030
-
Sektor UMKM Jangan Jadi Korban Aturan Lokapasar
-
Skandal Pemilu Tekan Popularitas Lee
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.