Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nafsu Makan Menurun Hingga Mual adalah Efek Samping Pengobatan TBC

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 16:29 WIB | Oleh:
Nafsu Makan Menurun Hingga Mual adalah Efek Samping Pengobatan TBC Doc: ANTARA \/Yudi
Ket. Petugas kesehatan menunjukkan hasil rongtsen toraks paru untuk deteksi tuberkulosis (TBC).

JAKARTA -- Spesialis Paru RS Penyakit Infeksi Prof. Sulianti Saroso,dr. Titi Sundari, Sp.P(K) FISR mengatakan bahwa efek samping dari obat tuberkulosis atau TBC biasanya adalah gejala ringan berupa mual, kelelahan, gatal namun tidak ada ruam atau kemerahan.

"Efek samping yang ringan yang biasa muncul pada pasien-pasien yang minum obat tuberkulosis biasanya ringan misalnya nafsu makan menurun, kondisi dia mual, kelelahan, ada gatal tapi tidak ada ruam," kata dokter Titi dalam webinar yang dipantau dari Jakarta, Selasa.

Selain itu, katanya, efek samping seperti sakit kepala atau terasa seperti flu , nyeri sendi, suhu tubuh terasa lebih hangat serta air seni berwarna kemerahan juga kerap dialami pasien tuberkulosis.

"Itu yang biasanya sering dikeluhkan oleh pasien-pasien itu termasuk yang ringan," katanya.

Sementara bila pasien mengalami kondisi seperti mual atau muntah berat, biasanya pasien sudah memiliki gangguan fungsi hati , kemudian pasien dengan kondisi mata berwarna kuning juga patut diperhatikan.

Namun demikian, katanya, tak semua pasien mengalami gejala atau efek samping berat. Hal ini juga berkaitan dengan kondisi pasien di luar pengobatan tuberkulosis.

"Ada yang baik-baik aja, banyak sekali pasien tuberkulosis yang baik-baik saja, aman-aman aja yang tidak ada keluhan sampai dia selesai pengobatan," katanya.

Secara umum, efek samping pengobatan tuberkulosis dapat dialami berbagai kalangan yakni anak hingga dewasa. Pada orang tua, berisiko mengalami efek yang berbeda hal ini karena fungsi-fungsi organ yang mengalami penurunan misalnya hati dan ginjal.

Selain itu, pasien dengan gangguan kekebalan tubuh seperti pasien HIV/AIDS bisa mengalami gangguan pada organ, kemudian untuk pasien tbc yang sudah memiliki gangguan pada ginjal, maka efek samping pengobatan dapat berisiko lebih berat.

Lebih jauh, efek samping obat tuberkulosis yang kerap dialami pasien yakni urine yang berwarna kemerahan, disebabkan oleh salah satu obat yakni rifampicine. Namun tak perlu dikhawatirkan, Titi mengatakan bahwa kondisi ini bukanlah suatu yang perlu dikhawatirkan.

"Kalau nanti pasien sudah tidak minum obat rifampicin lagi, maka air seninya juga akan Kembali normal bukan suatu hal yang perlu dikhawatirkan," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Gen Z Jakarta Harus Banyak ...

Pemerintah Kota Bogor Lanjutkan Penertiban 516 Angkot

57 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Lanju...
Luar Negeri
Indonesia Usul MoU Kemitraa...
Olahraga
Akankah Lahir Sejarah di St...
Daerah
Dukung Pariwisata, DAMRI Bu...
Rona
Winter aespa Kena Herpes Zo...
Daerah
BPBD Parimo Distribusi 32 R...
Olahraga
Joshua Zirkzee Jadi Penentu...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.