Festival Cap Go Meh di Singkawang Adalah Budaya Lokal yang Perkaya Identitas Nasional

Selasa, 03 Mar 2026, 10:37 WIB

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto mengatakan bahwa Festival Cap Go Meh 2026 yang digelar di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, adalah budaya lokal yang mampu memperkaya identitas nasional, yang menjadi wujud dari narasi toleransi.

Dia mengatakan narasi kebangsaan bukanlah keseragaman, tetapi keberagaman. Dari Singkawang, menurut dia, seluruh pihak perlu belajar bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan harus menjadi energi untuk bersatu.

Ket. Foto: Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto bersama Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie jajaran pejabat menghadiri Festival Cap Go Meh di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Selasa (3/3/2026). — Sumber: ANTARA

"Mari kita kirimkan pesan kepada dunia, bahwa Indonesia berdiri teguh sebagai bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian, toleransi dan persaudaraan," kata Bambang saat menyampaikan pidato Ketua MPR RI dalam acara Festival Cap Go Meh 2026 di depan Kantor Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Selasa (03/3).

Sebagai lembaga negara yang bertugas membumikan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, dia menyampaikan bahwa MPR RI akan terus berkomitmen untuk menjaga harmoni kebangsaan.

MPR RI, kata dia, hadir dalam dinamika kebangsaan sebagai rumah besar dialog umat dalam merawat persatuan, menguatkan toleransi, dan memastikan setiap anak bangsa memiliki kedudukan setara di hadapan konstitusi, tanpa memandang suku, agama, dan ras.

Pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu mengatakan, sejarah mencatat bahwa masyarakat Tionghoa memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia dalam bidang perdagangan, pendidikan kesehatan, hingga perjuangan kemerdekaan.

Di sisi lain, dia mengatakan bahwa bangsa juga tidak boleh melupakan dinamika sejarah yang menghadirkan luka dan tantangan. Namun, menurut dia, bangsa Indonesia sudah belajar bahwa kebhinekaan pada akhirnya adalah sumber kekuatan.

"Kontribusi masyarakat Tionghoa tidak terpisahkan dari narasi kebangsaan kita," katanya.

Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa Kota Singkawang dikenal sebagai kota seribu kelenteng karena menjadi salah satu tujuan merantau masyarakat Tionghoa, yang hidup dinamis sejak abad ke-18.

"Bersama masyarakat Melayu, dan Dayak, melahirkan harmoni multi kultural yang kita saksikan hingga hari ini," kata dia.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.