Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anda Berpuasa Tapi Konsumsi Obat Mulai Infus hingga Inhaler, Bagaimana Hukumnya? Ustadz Jelaskan Begini

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 19:28 WIB | Oleh:
Anda Berpuasa Tapi Konsumsi Obat Mulai Infus hingga Inhaler, Bagaimana Hukumnya? Ustadz Jelaskan Begini Doc: ANTARA jatim/Destyan Sujarwoko
Ket. Ilustrasi petugas menyuntikkan obat melalui slang infus salah satu pasien.

JAKARTA - Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) Ustadz Alhafiz Kurniawan menjelaskan tentang penggunaan berbagai obat selama berpuasa, terkait sifatnya yang membatalkan atau tidak, mulai dari infus hingga penggunaan inhaler.

Ustadz Alhafiz mengatakan di Jakarta, Selasa (3/3), terkait penggunaan obat yang disuntikkan atau infus, para ulama membaginya menjadi dua. Pertama, infus cairan nutrisi atau vitamin ke pembuluh darah dapat membatalkan puasa.

Sementara apabila menyuntikkan obat ke bagian selain aliran darah tidak masalah, meski nantinya obat tersebut diserap rongga tubuh.

"Tentu ini harus atau kita bisa minta keterangan dari tenaga medis yang lebih mengerti soal ini, jadi bukan soal hukumnya tapi soal dia masuk kategorinya," kata Alhafiz, yang juga Dosen Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) Agama Islam Universitas Indonesia.

Dalam kesempatan itu dia juga menjelaskan para ulama memahami bahwa salah satu kriteria yang membatalkan puasa adalah masuknya benda ke dalam rongga-rongga yang mengantarkan materi jauh ke dalam tubuh.

Dikutip dari laman resmi NU, disebutkan meski infus tidak mengenyangkan dan tidak masuk melalui lubang terbuka seperti mulut, telinga, anus, hidung, atau kemaluan, infus dapat menjadikan tubuh terasa relatif segar dan berpotensi menghilangkan lapar dan haus.

Mayoritas ulama mengatakan untuk tindakan menyuntik atau injeksi tidak membatalkan puasa, karena obat atau nutrisi tidak masuk melalui lubang terbuka. Namun sebagian ulama lain juga menyebutkan bahwa jika yang disuntikkan adalah nutrisi makanan, maka membatalkan puasa.

Ada pula yang menyatakan injeksi membatalkan puasa secara mutlak, baik berupa nutrisi makanan atau obat.

Dengan definisi seperti itu, kata dia, maka memakai obat tetes mata tidak membatalkan puasa karena mata tidak termasuk rongga yang menyerap tersebut.

"Kalau obat tetes itu dimasukkan, misalnya maaf, melalui kemaluan belakang atau kemaluan depan itu bisa membatalkan puasa," katanya.

Selain itu, katanya, imunisasi tetes juga membatalkan puasa, karena melalui rongga mulut.

Dia menyebutkan para ulama memahami bahwa obat tetes telinga juga membatalkan puasa.

Alhafiz mengatakan, terkait penggunaan inhaler, atau mencium wangi-wangian, hal itu tidak membatalkan puasa, sehingga boleh dilakukan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.