- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pangkalan Jet Typhoon Ingg...
Pangkalan Jet Typhoon Inggris di Siprus Dihantam Serangan Drone
Senin, 02 Mar 2026, 12:19 WIBSIPRUS - Pangkalan Angkatan Udara Britania Raya atau Royal Air Force (RAF) Akrotiri milik Inggris di Siprus dihantam oleh serangan yang diduga dilakukan oleh pesawat tak berawak, menyebabkan kerusakan terbatas dan tanpa korban jiwa, menurut pihak berwenang Siprus dan Kementerian Pertahanan (MoD).
Dari The Guardian, peringatan keamanan yang dikeluarkan kepada warga di sekitar Akrotiri oleh administrasi pangkalan Inggris menyarankan warga untuk berlindung di tempat aman hingga pemberitahuan lebih lanjut âmenyusul dugaan dampak pesawat tak berawakâ.
Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan mengatakan: âAngkatan bersenjata kami menanggapi dugaan serangan pesawat tak berawak di RAF Akrotiri di Siprus pada tengah malam waktu setempat. Perlindungan pasukan kami di wilayah tersebut berada pada tingkat tertinggi dan pangkalan tersebut telah merespons untuk membela rakyat kami.â
Serangan yang tampak jelas itu terjadi hanya beberapa jam setelah Inggris setuju untuk mengizinkan AS menggunakan pangkalan militer Inggris untuk menyerang situs rudal Iran.
Sejauh ini Inggris belum terlibat dalam serangan AS-Israel terhadap Iran , tetapi dalam pernyataan yang direkam pada Minggu malam, perdana menteri mengatakan bahwa pendekatan Iran semakin gegabah dan membahayakan nyawa warga Inggris, yang menyebabkan keputusan untuk mengizinkan AS menggunakan dua pangkalan militernya.
Pada Senin pagi, seorang juru bicara pemerintah Siprus mengatakan bahwa âinformasi yang diterima melalui berbagai saluran menunjukkan bahwa insiden tersebut melibatkan pesawat tak berawak, yang menyebabkan kerusakan terbatasâ.
Britania Raya mempertahankan kedaulatan atas wilayah dua pangkalan di Siprus, yang merupakan anggota Uni Eropa. RAF Akrotiri mencakup semenanjung luas berbentuk persegi di ujung selatan pulau Mediterania timur. Terakhir kali pangkalan ini diserang secara langsung adalah oleh militan Libya pada pertengahan tahun 1980-an.
Menurut situs web Kementerian Pertahanan, pangkalan operasi gabungan tersebut "digunakan sebagai pangkalan persiapan terdepan untuk operasi luar negeri di Timur Tengah dan untuk pelatihan jet tempur cepat".
Diketahui bahwa pemerintah Inggris baru-baru ini memindahkan sumber daya tambahan ke pangkalan-pangkalan di Siprus sebagai bagian dari operasi yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Ketegangan di Timur Tengah memasuki hari ketiga pada hari Senin, dengan AS dan Israel terus menyerang Iran setelah kematian pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Dalam pengumumannya pada hari Minggu, Starmer mengatakan bahwa lebih dari 200.000 warga negara Inggris, termasuk personel militer, diperkirakan berisiko di Teluk karena Iran meluncurkan rudal lebih lanjut ke negara-negara tetangganya.
Starmer mengatakan pasukan Inggris tidak akan terlibat langsung dalam serangan tersebut, dan pangkalan-pangkalan itu hanya akan digunakan untuk "tujuan pertahanan spesifik dan terbatas" yaitu menargetkan depot penyimpanan rudal dan peluncur yang digunakan untuk menyerang negara-negara tetangga Iran.
Belum jelas pangkalan mana yang akan digunakan, tetapi Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah menyebutkan kemungkinan untuk menggunakan Diego Garcia , salah satu Kepulauan Chagos di Samudra Hindia.
- Konflik AS-Iran
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Epic Comeback, Megawati dkk Bungkam Electric PLN dalam Drama 5 Set di Final Four Proliga 2026
-
Sabar/Reza Mengalahkan Pasangan Thailand untuk Melaju ke Babak Kedua
-
Lebaran Anak Yatim, Tradisi Berbagi Kebahagiaan Masyarakat Lataling Simeulue
-
Berhasil Diselamatkan, Kopilot Jet AS Dilarikan dari Iran ke Kuwait untuk Perawatan
-
Menkeu Jamin Anggaran Negara Aman meski Pemerintah Lakukan Efisiensi
-
Penyelenggaraan Festival Book Fair 2026 di Perpustakaan Jawa Tengah
-
Jenazah Awak Kapal Thailand Ditemukan Dekat Selat Hormuz
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.