Donald Trump Klaim 48 Pemimpin Tewas dalam Serangan AS–Israel ke Iran, Buka Peluang Dialog Baru

Senin, 02 Mar 2026, 04:30 WIB

WASHINGTON -Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan kepada Fox News pada Minggu (1/3) bahwa 48 pemimpin telah tewas dalam serangan AS dan Israel terhadap Iran.

“Ini terus bergerak. Perkembangannya sangat cepat. Situasi seperti ini sudah berlangsung selama 47 tahun,” katanya seperti dikutip dalam wawancara dengan Fox News.

Ket. Foto: Gedung Capitol Hill, Washington DC, Amerika Serikat. — Sumber: Antara

“Perkembangannya sangat cepat. Tidak ada yang bisa percaya dengan keberhasilan yang kami capai; 48 pemimpin hilang dalam satu serangan. Dan semuanya bergerak dengan cepat.”

Dikutip dari Channel NewsAsia, dalam wawancara lain dengan The Atlantic pada Minggu, Trump mengatakan bahwa ia akan “berbicara” dengan para pemimpin Iran, namun tidak menjelaskan waktu pelaksanaannya dan menyebut bahwa sebagian besar kepemimpinan negara tersebut telah tewas.

“Mereka ingin berbicara, dan saya telah setuju untuk berbicara, jadi saya akan berbicara dengan mereka. Mereka seharusnya melakukannya lebih cepat,” kata Trump ketika pasukan AS dan Israel melanjutkan perang melawan Iran untuk hari kedua.

Trump tidak menyebutkan dengan siapa ia berharap berbicara ataupun kapan pembicaraan itu akan dilakukan.

Serangan Besar

Merujuk pada kepemimpinan Iran, yang selama bertahun-tahun melakukan perundingan yang berlangsung naik-turun dengan AS dan negara-negara Barat lainnya, Trump mengatakan, “sebagian besar dari mereka sudah tidak ada.”

“Beberapa orang yang sebelumnya kami ajak berunding sudah tidak ada, karena itu merupakan serangan besar,” kata Trump, yang tampaknya merujuk pada serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah pejabat tinggi lainnya.

“Mereka seharusnya melakukannya lebih cepat,” ujarnya. “Mereka sebenarnya bisa membuat kesepakatan. Mereka seharusnya melakukannya lebih cepat. Mereka terlalu bermain taktik.”

Di Iran, Presiden Masoud Pezeshkian mengatakan sebuah dewan kepemimpinan yang terdiri atas dirinya, kepala lembaga peradilan, serta seorang anggota Dewan Garda sementara mengambil alih tugas pemimpin tertinggi setelah wafatnya Ayatollah Ali Khamenei.

  • AS Serang Iran

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.