Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapenda Kabupaten Bekasi Genjot Kinerja Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun

📅 Senin, 02 Mar 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bapenda Kabupaten Bekasi Genjot Kinerja Kejar Target Pajak Rp3,8 Triliun Doc: Antara
Ket. Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi Iwan Ridwan.

Kabupaten Bekasi - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengoptimalkan kinerja jajaran guna mengejar target sektor pajak tahun ini sebesar Rp3,8 triliun demi mewujudkan pembangunan daerah berkelanjutan.

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi Iwan Ridwan menyatakan petugas pajak telah dikerahkan pada awal triwulan tahun ini untuk mendistribusikan SPPT PBB-P2 dengan harapan partisipasi masyarakat membangun daerah terus meningkat melalui kepatuhan membayar pajak.

"Hingga akhir Februari 2026 realisasi penerimaan pajak daerah tercatat sebesar Rp318,94 miliar atau baru sekitar 8,36 persen dari target. Ini yang akan terus kita kejar melalui kinerja optimal seluruh jajaran kami," katanya di Cikarang, Minggu (1/3).

Dia mengaku telah menginstruksikan jajaran untuk turun langsung ke lapangan guna mengidentifikasi potensi pajak serta melakukan pendataan faktual sehingga pencapaian target berbasis data yang akurat dapat terwujud.

Ia juga mengungkapkan pembayaran pajak daerah telah sepenuhnya dilakukan secara nontunai melalui transfer langsung ke kas daerah guna memudahkan objek pajak melakukan transaksi pembayaran.

"Kami akan memaksimalkan pengelolaan secara transparan karena pajak turut menentukan kemampuan keuangan daerah dalam merealisasikan program pembangunan," katanya.

Secara keseluruhan, target penerimaan pajak daerah per sektor meliputi pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) Rp862 miliar, pajak reklame Rp41,66 miliar, serta pajak air tanah Rp14 miliar.

Selanjutnya, pajak sarang burung walet Rp2 juta, pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) Rp3 juta, PBB-P2 Rp902 miliar, BPHTB Rp1,274 triliun, serta opsen pajak Rp713 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.