Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Lakukan Mitigasi Jamaah Umrah Imbas Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 14:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Lakukan Mitigasi Jamaah Umrah Imbas Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah  Doc: Kemenhaj
Ket. Arsip foto - Menhaj RI Moch. Irfan Yusuf (tengah) dalam acara forum Saudi-Indonesian Umrah Co.Exchange di Makkah, Arab Saudi pada Senin (16/2/2026).

JAKARTA - Pemerintah melakukan langkah mitigasi terhadap jamaah umrah Indonesia di Arab Saudi menyusul penutupan ruang udara di sejumlah negara kawasan Timur Tengah akibat meningkatnya situasi keamanan regional.

Staf Teknis Urusan Haji Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah Muhammad Ilham Effendy mengatakan pihaknya telah membentuk tiga tim yang bekerja dalam tiga shift dan disebar di tiga titik bandara, mengantisipasi potensi keterlambatan atau penundaan penerbangan.

“KUH telah membentuk tiga tim yang bekerja dalam tiga shift dan disebar di tiga titik bandara, yakni Terminal 1, Terminal 2 (eks Saudia), dan Terminal Haji. Langkah ini untuk memastikan pendampingan dan koordinasi berjalan optimal bagi jamaah yang terdampak perubahan jadwal penerbangan,” ujar Ilham dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (1/3).

Sejumlah negara tetangga Arab Saudi, antara lain Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Irak, dan Suriah, dilaporkan menutup ruang udara untuk kedatangan dan keberangkatan penerbangan.

Sementara itu, Arab Saudi bersama Oman, Yordania, dan Lebanon masih mengoperasikan penerbangan secara terbatas dengan status waspada, menyesuaikan perkembangan situasi keamanan.

Pemerintah memastikan kondisi di dalam wilayah Arab Saudi hingga saat ini tetap aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat berjalan normal dengan peningkatan kewaspadaan sesuai standar keamanan yang berlaku.

Mengantisipasi potensi keterlambatan atau pembatalan penerbangan yang dapat menyebabkan jamaah umrah tertahan (stranded) di bandara, Kantor Urusan Haji Jeddah langsung bergerak cepat melakukan langkah mitigasi.

Selain itu, KUH Jeddah membuka komunikasi intensif dengan maskapai penerbangan, travel penyelenggara, serta syarikah (mitra travel di Arab Saudi) guna mencari solusi bagi jamaah yang tertunda kepulangannya akibat pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan.

Di sisi lain, KBRI Riyadh mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi agar tetap tenang dan tidak panik menghadapi dinamika situasi keamanan kawasan. WNI juga diminta memantau perkembangan informasi resmi dari otoritas setempat dan perwakilan RI.

Pemerintah Indonesia melalui perwakilan di Arab Saudi terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan otoritas terkait guna memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan jamaah umrah Indonesia tetap terjaga.

KUH mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada sumber resmi pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.