Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kisruh Krematorium Kalideres Memanas, Pemkot Jakarta Barat Pilih Posisi Netral dan Buka Dialog

6 Kamis, 26 Feb 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kisruh Krematorium Kalideres Memanas, Pemkot Jakarta Barat Pilih Posisi Netral dan Buka Dialog Kisruh Krematorium Kalideres Memanas, Pemkot Jakarta Barat Pilih Posisi Netral dan Buka Dialog Doc: Antara
Ket. Spanduk penolakan warga terhadap proyek rumah duka dan krematorium di Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (21/2).

Jakarta - Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) tidak memihak siapa pun dalam kisruh penolakan warga Kalideres terhadap pembangunan rumah duka dan krematorium di dekat kawasan tempat tinggal mereka.

"Yang pertama tentu Pemkot Jakbar tidak memihak, kami netral. Kami mendengarkan semua masukan, aspirasi, saran, keterangan yang diberikan oleh seluruh pihak," kata Iin kepada ANTARA usai memediasi pertemuan antara pihak pengembang dan warga di Jakarta, Kamis (26/2).

Dalam mediasi tersebut, Iin memberikan kesempatan kepada warga Kalideres, pihak pengembang dari Yayasan Rumah Swarga Abadi, Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait, serta Kecamatan Kalideres.

"Pertama, pihak yang kami mintakan informasi adalah dari masyarakat ya, dari pengurus RW. Kami mengundang pengurus RW di Kelurahan Kalideres dan Pegadungan," katanya.

Dari warga, Iin menampung keluhan terkait alasan penolakan. Kemudian pihak pengembang dimintai keterangan terkait pelaksanaan proyek, termasuk perizinan.

"Juga kami mendengarkan informasi keterangan dari semua UKPD terkait. Tadi ada Suku Badan Aset soal perjanjian kerja samanya. Kemudian dari Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP)," kata Iin.

Kemudian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) terkait dengan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan juga dari Sudin Lingkungan Hidup terkait dari proses pengurusan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal).

"Sebelum menjadi Amdal kan prosesnya ada di Sudin, kalau Amdal itu ada di Dinas," ujarnya.

Iin menegaskan bahwa mediasi yang melibatkan seluruh komponen itu ditujukan agar perkara yang ada mendapat titik temu.

"Rapat koordinasi ini dengan seluruh komponen terkait yang kami undang, ini kita menunjukkan pemerintah hadir. Artinya kami melakukan upaya koordinasi secara intensif dan efektif, tujuannya agar semua berjalan dengan kondusif," ucapnya.

Sebelumnya, warga Perumahan Citra 2, Kalideres, Jakarta Barat melakukan aksi unjuk rasa yang menolak pembangunan rumah duka dan krematorium di kawasan tempat tinggal mereka, Sabtu (21/2).

Perwakilan masyarakat Citra 2, Budiman Tandiono, menyebut warga tak pernah diberitahu akan adanya pembangunan rumah duka dan krematorium yang berada di depan perumahan mereka.

Menurutnya, warga baru mengetahui adanya pembangunan setelah alat berat masuk ke lokasi pada pertengahan bulan ini.

“Kami tidak pernah menerima sosialisasi atau pemberitahuan resmi. Tahu-tahu sudah ada alat berat masuk dan pembangunan berjalan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.