Universitas Pertahanan (UNHAN) RI dan Thales Menjalin Kemitraan untuk Melatih Pakar Siber Masa Depan Indonesia

Rabu, 25 Feb 2026, 19:27 WIB
  • Thales akan menerapkan program pelatihan keamanan siber eksklusif bagi mahasiswa UNHAN RI untuk memperkuat keterampilan mereka dalam pertahanan siber.
  • Program ini akan fokus pada topik-topik yang mencakup intelijen ancaman siber, deteksi, dan investigasi, guna meningkatkan kompetensi profesional mahasiswa yang selaras dengan standar internasional.
  • Hingga 25 mahasiswa akan dilatih oleh pakar keamanan siber global Thales pada fase awal, seiring langkah Indonesia untuk menumbuhkan kumpulan keahlian lokal guna memerangi tingkat ancaman siber yang terus meningkat. 
  • Dengan keamanan siber sebagai salah satu pilar pelindung keamanan data dan penguatan pertahanan nasional, UNHAN RI dan Thales menandatangani Implementing Arrangement pada 24 Februari 2026 untuk memulai kolaborasi dalam membangun keahlian keamanan siber lokal.

    Dokumen tersebut ditandatangani di Jakarta oleh Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, Rektor UNHAN RI, dan Bapak Nicolas Bouverot, Vice-President Thales untuk Asia. 

    Ket. Foto: UNHAN dan Thales berkolaborasi dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan pakar siber masa depan Indonesia. — Sumber: UNHAN RI

    Antara Januari hingga Juli 2025, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat 3,64 miliar serangan siber atau anomali lalu lintas di nusantara. Jika ditargetkan pada infrastruktur kritis, operasional pemerintah, atau sistem militer, serangan-serangan ini memiliki kapasitas untuk mengancam keamanan nasional secara signifikan, mengganggu layanan esensial, dan menciptakan ketidakstabilan ekonomi.

    Dioperasikan oleh Kementerian Pertahanan RI, UNHAN RI mendidik dan melatih pejabat militer dan sipil Indonesia, terutama di bidang yang berkaitan dengan pertahanan nasional, keamanan, dan ilmu militer.

    Prevalensi serangan siber di Indonesia terhadap lembaga publik dan swasta telah mendorong UNHAN RI untuk menawarkan pendidikan sarjana dan pascasarjana khusus di bidang pertahanan siber. 

    Thales memiliki lebih dari 6.000 pakar dan pengembang keamanan siber di seluruh dunia, termasuk tim khusus di Indonesia, yang menawarkan solusi untuk menghadirkan keamanan, kepercayaan, dan ketahanan bagi sektor-sektor utama dan infrastruktur kritis.

    Hadir di Indonesia selama lebih dari 45 tahun, kolaborasi baru dengan UNHAN RI ini memperkuat komitmen Thales untuk membangun kapabilitas lokal, meningkatkan sumber daya manusia, dan mengembangkan literasi siber di salah satu ekonomi digital dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Angkatan pelatihan pertama akan dipilih secara bersama oleh UNHAN RI dan Thales, dengan program yang diperkirakan akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2026.

    “Universitas Pertahanan RI berkomitmen untuk mempersiapkan para pemimpin pertahanan masa depan yang adaptif, cakap secara teknologi, dan siap merespons tantangan keamanan yang terus berkembang.

    Kami percaya bahwa kolaborasi dengan mitra strategis seperti Thales akan berkontribusi secara signifikan terhadap misi ini.” Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, Rektor UNHAN RI. 

    “Selama 45 tahun terakhir, Thales telah membantu pertahanan Indonesia dengan sistem-sistem kritis yang dipasok dan dipelihara bersama Tentara Nasional Indonesia. Pilar penting kedaulatan Indonesia terletak pada pertahanan siber.

    Ini adalah perjanjian pertama Thales dengan universitas ternama di Indonesia, dan ini mewakili komitmen Thales untuk melatih dan membina generasi talenta keamanan siber berikutnya yang dapat membantu menjaga pertahanan Indonesia. Kami berharap ini dapat menjadi model bagi kemitraan akademik di masa depan pada topik-topik yang lebih luas nantinya.” Nicolas Bouverot, Vice-President Thales untuk Asia.

  • Universitas Pertahanan RI

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.