Waspada Virus Nipah! Kemenkes: Masa Inkubasi hingga Timbul Gejala 4-14 Hari

Selasa, 24 Feb 2026, 14:27 WIB

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjelaskan terdapat sejumlah gejala penyakit virus nipah dengan periode inkubasi atau masa terpapar hingga timbul gejala berkisar 4-14 hari.

Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes Dr. Sumarjaya dalam diskusi yang diadakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diikuti dari Jakarta, Selasa (24/2), menyebutkan bahwa gejala penyakit virus nipah terbagi dari gejala awal seperti demam dan sakit kepala hingga tingkat berat seperti kejang dan ensefalitis atau radang otak.

Ket. Foto: Ilustrasi Virus Nipah — Sumber: ANTARA

"Masa inkubasinya empat hingga 14 hari. Kemudian ada juga dilaporkan 45 hari, ini saya katakan bervariasi juga gejalanya," jelasnya.

Dia mengatakan bahwa gejala awal berupa demam, flu, dan sakit parah, nyeri otot dan tenggorokan sampai dengan gejala yang patut diwaspadai seperti penurunan kesadaran hingga gangguan pernapasan berat.

"Yang perlu kita pahami dan terus kita waspadai adalah gangguan pernapasan berat dan gangguan neurologis, itu yang perlu kita waspadai," tambahnya.

Dia menjelaskan bahwa diagnosis virus nipah bisa dilakukan dengan tes PCR dengan belum ada pengobatan yang spesifik serta belum ada vaksin yang tersedia.

Virus itu sendiri memiliki tingkat kematian yang tinggi ketika menyerang manusia, dengan persentase kematian 40-75 persen.

Langkah yang bisa dilakukan adalah pencegahan termasuk hindari meminum air nira langsung dari pohon, mencuci dan mengupas buah sebelum dimakan, membuang buah yang terlihat bekas gigitan atau rusak, memasak daging ternak hingga matang dan lain sebagainya.

Kasus penularan virus nipah terhadap manusia sendiri belum ditemukan di Indonesia sampai dengan Februari 2026. Meski virus itu sudah lama terdeteksi pada kelelawar.

Sebelumnya, kematian akibat virus nipah dilaporkan terjadi di Banglades pada akhir Januari 2026.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Paus Leo XIV Desak Dunia Lawan Kemiskinan dan Ketimpangan

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.