1 Juta Pohon Kopi Ditanam di Papua Tengah Langkah Besar Dongkrak Ekonomi Petani

Sabtu, 21 Feb 2026, 21:41 WIB

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menjadikan budidaya kopi dan kakao sebagai salah satu prioritas pengembangan sektor pertanian untuk mengungkit ekonomi daerah sekaligus menekan angka kemiskinan.

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa di Nabire, Sabtu mengatakan, pada tahun ini pemerintah menargetkan penanaman satu juta pohon kopi di seluruh kabupaten wilayah pegunungan.

Ket. Foto: Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa. — Sumber: Antara Foto

“Tahun ini kami mulai dengan penanaman satu juta pohon kopi dan fokus pada pembinaan petani di Kabupaten Paniai, Dogiyai, Puncak Jaya, dan Intan Jaya agar produksi meningkat dan pendapatan masyarakat bertambah,” katanya.

Menurut dia, pembinaan tersebut meliputi teknik budidaya seperti pemangkasan, pemupukan, pengendalian hama, hingga teknik panen dan pascapanen guna meningkatkan kualitas hasil.

Selain kopi, pemerintah juga mengalokasikan anggaran Rp65 miliar untuk pengembangan kakao di Kabupaten Nabire.

Kedua komoditas tersebut dinilai memiliki potensi ekspor besar, bahkan kopi kerap disebut sebagai “emas hitam” karena nilai ekonominya yang tinggi.

Ia berharap, bantuan pada awal masa pemerintahannya dapat mendorong pengembangan perkebunan kopi dan kakao secara berkelanjutan sehingga dalam lima tahun ke depan masyarakat memiliki sumber pendapatan yang lebih baik dan mampu keluar dari kemiskinan.

Ia menambahkan, potensi ekonomi Papua Tengah sangat besar karena wilayahnya diapit laut di bagian utara dan selatan serta memiliki lahan luas untuk pengembangan pertanian dan perkebunan.

“Papua Tengah memiliki kekayaan alam luar biasa sehingga harus dikelola dengan baik. Kami berupaya membuka semua potensi, baik perikanan, pertanian, perkebunan, maupun peternakan,” ujarnya.

Pemerintah provinsi juga menjajaki kerja sama investasi peternakan babi di Kabupaten Mimika dengan kapasitas 3.000 ekor senilai sekitar 1,1 juta dolar AS sebagai bagian dari penguatan sektor ekonomi masyarakat.

Selain itu, Pemprov Papua Tengah mendorong terbentuknya ekosistem usaha mandiri melalui koperasi dan UMKM.

Koperasi dan UMKM sebagai wadah hilirisasi komoditas unggulan seperti kopi dan kakao. Pendampingan dilakukan agar koperasi dapat menjadi pemasok logistik bagi perusahaan besar yang beroperasi di daerah, termasuk PT Freeport Indonesia.

Pengelolaan potensi ekonomi yang optimal diyakini dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan daerah, menaikkan indeks pembangunan manusia (IPM), serta berdampak pada kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

“Seluruh program pembangunan ekonomi tersebut dibungkus dalam prinsip berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.” 

  • Gerakan Tanam Kopi

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.