Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Medan Imbau Warga Hargai Perbedaan Awal Puasa Ramadan

📅 Rabu, 18 Feb 2026, 08:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wali Kota Medan Imbau Warga Hargai Perbedaan Awal Puasa Ramadan Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waaa memantau hilal penetapan awal Ramadhan 1447 Hijriah di Observatorium Ilmu Falak (OIF) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan, Selasa (17/2/2026).

MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, mengimbau seluruh elemen masyarakat di daerah itu untuk menghargai perbedaan penetapan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah.

"Tadi sudah lengkap disampaikan bahwa ada potensi perbedaan penetapan awal Ramadan," ujar dia di Medan, Sumatera Utara, Selasa (17/2).

Ia mengatakan hal itu saat menghadiri pemantauan rukyatulhilal dilakukan di Rootoop Observatorium Ilmu Falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (OIF UMSU)​​​​​. Hadir pula dalam kegiatan itu, antara lain Ketua MUI Medan, Kepala Kemenag Medan, Rektor UMSU, dan pemangku kepentingan terkait.

Ia meminta seluruh elemen warga setempat tidak menjadikan perbedaan awal Ramadan tersebut sebagai perdebatan karena hal tersebut sudah sering terjadi. 

"Yang penting menjaga kualitas ibadah puasa kita," kata dia.

Observatorium Ilmu Falak (OIF) UMSU menyatakan hilal penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah tidak terlihat di langit Kota Medan.

"Posisi hilal sudah minus setelah terbenam matahari 18.39 WIB sehingga bisa dipastikan hilal tidak dapat terlihat," ujar Kepala OIF UMSU Arwin Juli Rakhmadi setelah melaksanakan rukyatulhilal.

Dengan tidak terlihat hilal tersebut, ia menjelaskan secara hisab penentuan awal Ramadan belum dapat ditetapkan.

"Secara hisab tentu dipastikan untuk malam ini pimpinan agama maupun pemerintah belum masuk 1 Ramadan," kata dia.

Namun, kata dia, penentuan awal Ramadan yang menggunakan metode parameter global seperti dilakukan Muhammadiyah sudah masuk 1 Ramadan.

"Kalau di Muhammadiyah karena sudah menggunakan parameter global ketinggian hilal 5 derajat sudah terpenuhi di Alaska atau Amerika maka itu menjadi panduan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.