Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlu Intervensi Segera: Harga Cabai di Kep. Seribu Tembus Rp120 Ribu

📅 Rabu, 18 Feb 2026, 12:14 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perlu Intervensi Segera: Harga Cabai di Kep. Seribu Tembus Rp120 Ribu Doc: istimewa
Ket. Tim dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) saat memantau harga pangan di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, Selasa (17/2)

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat langkah stabilisasi pangan di wilayah kepulauan dengan mendorong pelaksanaan Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) guna menekan harga komoditas cabai rawit di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, yang masih berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP).

Berdasarkan hasil pemantauan di Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, harga cabai rawit merah tercatat berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp120.000 per kilogram, melampaui HAP yang berada pada rentang Rp40.000 sampai Rp57.000 per kilogram. Sementara itu, komoditas lain seperti bawang putih, daging ayam ras, gula konsumsi, dan Minyakita masih bergerak di sekitar HET/HAP, meskipun penguatan distribusi tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) puasa.

Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Bapanas, Budi Waryanto, mengatakan langkah intervensi stabilisasi melalui FDP diperlukan guna menekan ongkos logistik pengiriman dari distributor di daratan menuju wilayah kepulauan.

Sebagaimana diketahui, wilayah Kepulauan Seribu, khususnya Kecamatan Kepulauan Seribu Utara yang meliputi Pulau Harapan, Pulau Kelapa, dan Pulau Panggang dengan jumlah penduduk sekitar 17.817 jiwa atau 61 persen dari total populasi Kepulauan Seribu, memiliki karakteristik ketergantungan distribusi melalui transportasi laut. Kondisi ini berdampak pada tambahan biaya logistik sekitar Rp10.000 per karung dari daratan Jakarta.

"FDP kita dorong untuk menekan harga cabai yang mengalami fluktuasi menjelang momentum puasa ini. Jika FDP diterapkan sejak dari Pasar Induk Kramat Jati, maka penurunan harga dapat terjadi dalam dua tahap, mulai dari sentra pasok hingga sampai ke konsumen di wilayah kepulauan," ujar Budi saat pemantauan di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, Selasa (17/2/2026).

"Selain itu, dalam jangka menengah, kami juga mendorong penyediaan fasilitas gudang penyimpanan di Kepulauan Seribu dengan dukungan pemerintah daerah. Keberadaan gudang ini akan memperkuat buffer stock pangan strategis serta dapat melibatkan Perum Bulog maupun BUMD pangan," tambahnya.

Intervensi stabilisasi melalui FDP selaras dengan arahan Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman yang menegaskan bahwa stabilitas pangan, khususnya menjelang HBKN puasa dan Lebaran, harus terus dipantau dan dijaga di seluruh wilayah melalui pengawasan Tim Satgas Saber Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan yang dibentuk pada awal Februari 2026 dengan kolaborasi kementerian/lembaga terkait, Satgas Pangan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Bulog, serta pemerintah daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
Lansia Kuasai Populasi Jepa...

Mobil Ugal-ugalan Sasak Deretan Sepeda Motor di Kembangan

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Mobil Ugal-ugalan Sasak Der...
Daerah
ITS Kembangkan AI untuk Det...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Perbanyak PJU...
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.