Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Shalat Tarawih Perdana di Semarang Diikuti Ratusan Umat Muslim

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Shalat Tarawih Perdana di Semarang Diikuti Ratusan Umat Muslim Doc: Antara

Semarang - Sekitar 500 umat Muslim memadati Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Jawa Tengah di kompleks Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Selasa malam, untuk menunaikan Shalat Tarawih perdana Ramadan1447 Hijriah.

Shalat Tarawih dipimpin Imam Muhammad Malikus Sholeh Al Hafidz, sedangkan tausiyah disampaikan Karnadi Hasan, dosen Fakultas Tarbiyah UIN Walisongo Semarang sekaligus Ketua Takmir Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Jateng.

Suasana khusyuk menyelimuti malam tarawih perdana Ramadan 1447 H, menandai awal perjalanan spiritual di bulan suci dengan semangat kebersamaan dan penguatan iman.

Dalam ceramahnya, Karnadi menegaskan bahwa Ramadan kesempatan pembentukan insan bertaqwa, sebagaimana pesan QS Al-Baqarah ayat 183–185.

Ia menjelaskan bahwa puasa bertujuan membentuk pribadi mutakin, memperdalam pemahaman, dan menumbuhkan syukur.

Menurut dia, puasa bukan sekadar ibadah fisik, tetapi proses pendidikan spiritual yang menumbuhkan kesadaran, empati, dan kedewasaan iman.

Ia juga mengingatkan bahwa makna dibukanya pintu-pintu surga dan ditutupnya pintu neraka di bulan Ramadan mencerminkan keluasan rahmat Allah SWT yang membuka peluang kebaikan seluas-luasnya bagi umat manusia.

Shalat Tarawih malam itu berlangsung tertib dan khusyuk, diakhiri dengan doa penutup yang menggema sebagai harapan bersama agar Ramadan menjadi jalan menuju peningkatan iman dan kualitas kemanusiaan.

Pelaksanaan tarawih tersebut mengikuti keputusan awal Ramadan yang ditetapkan oleh Muhammadiyah, yang melalui metode hisab menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu (18/2).

Pemerintah melalui sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama menetapkan awal Ramadan pada Kamis (19/2).

Perbedaan tersebut menjadi cerminan dinamika ijtihad dalam khazanah Islam Indonesia, bukan sebagai pemisah, melainkan sebagai ruang harmonisasi untuk saling menghormati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.