Pencarian Penumpang KLM Nur Ainun yang Tenggelam di Selat Makassar
Senin, 16 Feb 2026, 20:12 WIBPalu - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu atau Basarnas mengerahkan KN SAR Baladewa mencari keberadaan penumpang KLM Nur Ainun Balqis yang tenggelam di perairan Selat Makassar yang berada di wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
"Tim SAR gabungan kami kerahkan melakukan pencarian sekitar pukul 18.14 Wita menggunakan KN SAR Baladewa. Kami menerima informasi ada lima penumpang di kapal tersebut," kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu Muh Rizal di Palu, Senin.
KLM Nur Ainun Balqis berlayar dari Nunukan, Kalimantan Utara menuju pelabuhan Orange Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Kamis (12/2) sekitar pukul 02.00 Wita.
Di tengah perjalanan saat berada di Selat Makassar, kapal dihantam ombak dan mengalami oleng hingga tenggelam seluruh penumpang sekaligus awak kapal melompat ke kalut menyelamatkan diri.
"Dari laporan kami terima, tiga orang korban ditemukan nelayan dari Donggala pada Minggu (15/2) sekitar pukul 20.00 Wita, sedangkan dua orang lainnya masih dalam pencarian," ujarnya.
Ia mengemukakan informasi diperoleh, koordinat tenggelamnya KLM Nur Ainun Balqis 0°0'30.30"S - 119°17'6.42"E sekitar 52 mil laut arah utara dermaga KN SAR Baladewa di Kota Palu.
"Estimasi tim tiba di titik koordinat sekitar pukul 21.14 Wita. Kami berharap dua korban lainnya dapat ditemukan," ucapnya.
Ia mengatakan sebagai lembaga negara yang ditugaskan melakukan kegiatan pencarian dan pertolongan, pihaknya maksimalkan kegiatan operasi dengan tetap memperhatikan petunjuk keselamatan kerja, sesuai standar operasional prosedur (SOP) Basarnas.
"Tim SAR yang bergabung dalam operasi ini, yakni personel Kansar Palu, TNI AL, nelayan setempat, dan ABK KN SAR Baladewa. Tim dilengkapi dengan peralatan SAR, alat komunikasi, alat medis, dan alat evakuasi," turut Rizal.
Adapun lima penumpang KLM Nur Ainun Balqis, yakni Saharudin/laki-laki (47), Muh Alwi/laki-laki (32), Muksin/laki-laki (47) telah ditemukan selamat, kemudian Gus Wan (47) dan Adam (20) seda
ng dilakukan pencarian.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pria Tewas Tersengat Listrik di LRT Pancoran, PLN Temukan Gardu Hubung Rusak
-
Usul Jangkau 13 Jenis Pidana, Jangan Jadi Alat Kekuasaan Bungkam Lawan Politik
-
Mentan Amran Copot 27 Pejabat Kementan, Terlibat Judi Daring hingga Dugaan Penyimpangan
-
Malam-malam Wapres Kluyuran Tinjau Penanganan Karhutla
-
Gubernur Pramono Targetkan Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun
-
Russia dan Korea Utara Resmikan Jembatan Jalan Raya Pertama yang Melintasi Perbatasan
-
Aksi Nyata Pulihkan Laut Jakarta, Ribuan Bibit Karang Ditanam di Kepulauan Seribu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.