Wapres Gibran Minta Warga Jangli Tidak Kembali ke Rumah Terdampak Tanah Gerak

Minggu, 15 Feb 2026, 03:00 WIB

Semarang  - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi dan mengunjungi korban yang terdampak tanah gerak di Kampung Sekip RT 07 RW 01, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (14/2).

Didampingi Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Wapres Gibran juga berdialog dengan sejumlah warga setempat terkait bencana dan penanganan yang akan dilakukan.

Ket. Foto: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau Kampung Sekip RT 07 RW 01, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (14/2). — Sumber: Antara

Ia menyampaikan bahwa keselamatan warga menjadi nomor satu dan meminta agar warga terdampak tidak bolak-balik ke rumah yang lama karena tidak ada yang tahu sampai mana tanah gerak tersebut meluas.

"Pokoknya keselamatan nomor satu, hati-hati di sini banyak anak-anak dan lansia. Minggu lalu saya ke Tegal, situasinya juga cukup parah seperti ini. Kami kondisikan untuk mengungsi," katanya.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan bahwa tempat relokasi bagi warga terdampak tanah gerak di Jangli Semarang sedang dikoordinasikan oleh Pemerintah Kota Semarang.

Yang jelas, kata dia, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemkot Semarang, camat, dan lurah untuk relokasi bagi sebagian warga yang terdampak tanah gerak.

"Semua kebutuhan pokok akan dipenuhi. Sementara ini mboten usah tinggal wonten omah sing lemahe gerak (sementara ini tidak usah tinggal di rumah yang tanahnya gerak)," katanya.

"Lebih baik menyelamatkan diri kita dan keluarga kita, sambil nanti dikasih tempat yang sudah ditunjuk oleh camat dan lurah," ujarnya.

Ia mengatakan seluruh biaya relokasi akan ditanggung oleh Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang, serta disiapkan juga bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum.

"Sedaya ngopeni njenengan (semua melayani anda sekalian). Hari ini Wapres turun tangan jenguk bapak ibu sekalian untuk memastikan mboten enten napa-napa (tidak terjadi apa-apa)," katanya.

Sementara itu, Lurah Jangli Maria Tresia Takandare menyebutkan ada sekitar 66 jiwa yang ditempatkan di enam tenda pengungsian.

Seluruh kebutuhan logistik dan kamar mandi juga disiapkan di lokasi pengungsian yang berjarak sekitar 100-200 meter dari lokasi.

"Saat ini akan dicarikan tempat relokasi. Saya meminjam warga yang punya tanah untuk relokasi sementara selama kurang lebih 2 bulan. Sambil nanti dicarikan tempat hunian tetap," katanya.

  • Wapres Gibran Rakabuming Raka

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.