Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sabalenka dan Swiatek Mundur dari Turnamen WTA 1000 Dubai

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 06:40 WIB | Oleh:
Sabalenka dan Swiatek Mundur dari Turnamen WTA 1000 Dubai Doc: AFP
Ket. Iga Swiatek dan Aryna Sabalenka.

PARIS, PRANCIS — Dua petenis peringkat teratas dunia, Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek, dipastikan absen dari turnamen WTA 1000 di Dubai pekan depan. Pengumuman tersebut disampaikan panitia penyelenggara pada hari Sabtu (14/2) waktu setempat, memicu sorotan jelang dimulainya salah satu ajang penting di kalender tenis putri.

Aryna Sabalenka belum kembali bertanding sejak kalah di final Australian Open bulan lalu dari Elena Rybakina. Petenis asal Belarus itu mengaku belum berada dalam kondisi fisik terbaik.

“Saya sangat menyesal harus mundur dari Dubai,” ujar Sabalenka dalam pernyataan resmi yang dirilis penyelenggara. “Saya memiliki hubungan spesial dengan turnamen ini, para penggemar, dan kota ini. Sayangnya, saya belum merasa 100 persen fit. Saya berharap bisa kembali tahun depan dan semoga turnamen ini berjalan sukses.”

Keputusan Sabalenka memperpanjang masa absennya dari lapangan, sekaligus membuka peluang bagi rival-rivalnya untuk memanfaatkan turnamen level 1000 tersebut sebagai panggung perebutan poin penting menuju peringkat dunia.

Sementara itu, Iga Swiatek sebenarnya masih tampil pekan ini di Doha. Namun ambisinya meraih gelar keempat di Qatar Open kandas di perempat final setelah dikalahkan Maria Sakkari. Tak lama berselang, juara enam gelar Grand Slam itu mengumumkan perubahan jadwal sebagai alasan ketidakhadirannya di Dubai.

“Saya menyesal mengumumkan bahwa saya tidak akan bermain di Dubai tahun ini karena adanya perubahan jadwal,” kata Swiatek.

Absennya dua unggulan teratas jelas mengubah peta persaingan di Dubai. Turnamen kategori WTA 1000 tersebut dijadwalkan mulai memasuki babak pertama pada hari Minggu. Tanpa Sabalenka dan Swiatek, perhatian kini tertuju pada para pesaing lain yang berpeluang memanfaatkan momentum untuk merebut gelar sekaligus memperkuat posisi di klasemen dunia.

Bagi penyelenggara, mundurnya dua nama besar memang menjadi kehilangan dari sisi daya tarik. Namun bagi pemain lain, situasi ini justru membuka ruang lebih lebar untuk bersinar di salah satu turnamen paling prestisius di Timur Tengah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.