Langsung Ngegas! Pertamina EP Sangasanga Field Catatkan Kinerja Positif Awal Tahun
Minggu, 15 Feb 2026, 22:52 WIBJAKARTA- PT. Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field berhasil mencatatkan kinerja positif awal tahun 2026 di atas target perusahaan, yakni sebesar 104,02 persen dibandingkan target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Dengan capaian tersebut, PEP Sangasanga Field berhasil mempertahankan tren positif produksi seperti terjadi sepanjang 2025 lalu.
Senior Manager PEP Sangasanga Field, Sigid Setiawan, menyampaikan bahwa Perusahaan mengoperasikan lapangan-lapangan brown field yang secara umum menghadapi tantangan tren penurunan produksi secara alamiah. âLangkah strategis perusahaan dengan inovasi dan teknologi berhasil mendorong akumulasi produksi bulan berjalan (month to date/ MTD) hingga 31 Januari 2026 mencapai 5.257 barel per hari (bph),â ungkap Sigid.
Menurut Sigid, pada tahun 2025 lalu, realisasi produksi menunjukkan pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya dengan kenaikan sebesar 10 persen untuk produksi minyak dan 11,4 persen untuk gas bumi. âBerbagai tantangan dan kompleksitas pengelolaan brown field tidak melunturkan semangat para pekerja untuk mencapai target yang ditetapkan dengan menerapkan inovasi dan optimalisasi,â jelasnya.
Ia menambahkan, perusahaan percaya bahwa penerapan inovasi dan teknologi memainkan peranan penting dalam mempertahankan tingkat produksi migas Perusahaan sejalan dengan komitmen PHE dan PT Pertamina (Persero) untuk menyediakan energi yang berkelanjutan bagi pembangunan dan masa depan Indonesia.Â
âPada awal Januari lalu, misalnya, kami berhasil mengebor sumur pengembangan NKL-1183 yang berkontribusi menambah produksi minyak sebesar 420 bph sehingga produksi lapangan berhasil menyentuh angka 5.875 bph,â ujar Sigid.Â
Tidak hanya dari sisi produksi, penjualan gas juga menunjukkan performa yang menggembirakan dengan realisasi 5,44 mmscfd, atau setara 108,8 persen dibandingkan target dari Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG). âPerusahaan berhasil mengoptimalkan sistem kelistrikan wilayah Selatan Mahakam (SMHK) melalui penggunaan Gas Engine Genset (GEG) sehingga berhasil menurunkan kejadian blackout akibat trip listrik, atau pemutusan arus otomatis oleh sistem proteksi saat terjadi gangguan,â imbuhnya.
Dengan pencapaian dan langkah strategis di atas, perusahaan optimistis dapat menjaga keberlanjutan produksi migas sekaligus berkontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan energi nasional dan mendukung agenda ketahanan energi sesuai Asta Cita Pemerintah.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Mahasiswa UI Tawarkan Solusi Arsip Digital untuk Dukung Kebijakan Publik dan Mitigasi Risiko Ekonomi
-
Liga Italia: AC Milan Gagal Lolos ke Liga Champions Usai Kalah 1-2 dari Cagliari
-
Perhimpunan Peternak Dorong Perbaikan Tata Kelola untuk Stabilkan Harga Ayam
-
Harga BBM RON 92 di SPBU BP Ikut Naik Jadi Rp16.670 Per Liter
-
Bidik 1.000 MMSCFD! North Hub Targetkan Gas Perdana 2028 Lewat Pipa 32 Inci
-
Iran Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Pangkalan F-35 di Yordania setelah Serangan AS Terkait Jatuhnya Helikopter Apache
-
Tak Hanya di RI! Pertamina Drilling Ekspansi ke Malaysia & Timor Leste, Bidik Pasar Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.