Pelatih Lokal Diharap Mampu Dampingi Herdman

Jumat, 13 Feb 2026, 06:25 WIB

JAKARTA - Timnas Indonesia bersiap memasuki babak baru. PSSI memastikan kehadiran dua pelatih lokal, Nova Arianto dan Sofie Imam Faizal, untuk mendampingi John Herdman dalam membesut skuad Garuda. Langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun tim nasional yang lebih solid dengan perpaduan pengalaman internasional dan kekuatan lokal.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menegaskan bahwa keterlibatan pelatih lokal bukan sekadar pelengkap, melainkan komitmen jangka panjang federasi. “Sementara itu, yang senior ini ya, Nova. Mungkin nanti coach Sofie juga akan kami libatkan. Kami lagi melihat beberapa sosok yang tepat,” ujar Sumardji, Kamis (12/2).

Ket. Foto: Pelatih Timnas Putra Indonesia U-17 Nova Arianto memantau latihan jelang Piala Kemerdekaan 2025 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu (9/8). Latihan tersebut untuk persiapan melawan Tajikistan pada Selasa, 12 Agustus 2025. — Sumber: ANTARA/Yudi Manar

Nama Nova Arianto sudah akrab di telinga pencinta sepak bola nasional. Mantan bek Timnas Indonesia itu pernah menjadi asisten pelatih pada era Shin Tae Yong, menangani Tim U-17, hingga dipercaya memoles Tim U-20. Pengalamannya di kelompok umur dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan pemain.

Adapun Sofie Imam Faizal dikenal sebagai pelatih fisik berpengalaman. Dia sempat bekerja di Timnas Indonesia pada era Patrick Kluivert dan Shin Tae Yong. Dia juga menjadi asisten pelatih Tim U-19 saat ditangani Fakhri Husaini. Kehadiran Sofie diharapkan memperkuat aspek kebugaran dan daya tahan pemain.

PSSI menegaskan penunjukan asisten pelatih dilakukan melalui komunikasi intens dengan Herdman. “Saya sudah sampaikan ke John, sesuai komitmen  harus ada asisten pelatih lokal,” ujar Sumardji. Federasi juga membuka peluang menambah nama lain. Pengumuman resmi jajaran staf direncanakan sebelum agenda FIFA Series 2026 pada akhir Maret.

Di sisi lain, Nova Arianto juga menyampaikan pesan khusus terkait pembinaan usia muda. Dia menyoroti pentingnya fondasi mental bagi Tim U-17 yang kini ditangani Kurniawan Dwi Yulianto. Menurutnya, perbedaan filosofi antarpelatih adalah hal wajar, namun kekuatan mental harus tetap menjadi identitas.

“Setiap pelatih punya metode berbeda, tapi mental pemain harus kuat. Mereka tidak boleh takut menghadapi siapa pun,” tegas Nova. ben/G-1

  • pelatih timnas indonesia

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.