Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS dan Tiongkok Sepakat Perpanjang Kesepakatan Gencatan Perang Dagang

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 02:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
AS dan Tiongkok Sepakat Perpanjang Kesepakatan Gencatan Perang Dagang Doc: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFP
Ket. Presiden AS, Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok dilaporkan sepakat memperpanjang berlakunya kesepakatan gencatan perang dagang setahun ke depan. Gencatan itu sebelumnya disepakati bersama kedua negara pada Oktober 2025 lalu di Korea Selatan.

Laporan harian South China Morning Post (SCMP) pada Kamis, mengutip sumber, menyampaikan bahwa perpanjangan tersebut kemungkinan akan disepakati April mendatang.

Langkah tersebut, yang oleh pejabat kedua negara dianggap realistis dan dapat tercapai, yang memungkinkan kedua negara berfokus pada manfaat ekonomi jangka pendek dari kesepakatan Oktober tersebut, termasuk komitmen pembelian baru dari Tiongkok.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa Presiden AS Donald Trump kemungkinan melakukan kunjungan tiga hari ke Tiongkok mulai 31 Maret. Namun, jadwal tersebut masih dalam pembahasan karena Beijing mempertimbangkan penyesuaian dengan Festival Qingming (Cengbeng) yang jatuh pada 5 April.

Sebelumnya, Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping menyepakati kesepakatan dagang berdurasi satu tahun dalam pertemuan di Pangkalan Udara Gimhae, Busan, Korea Selatan, pada akhir Oktober.

Dalam kesepakatan tersebut, AS menurunkan rata-rata tarif atas barang-barang asal Tiongkok dari 57 persen menjadi 47 persen dengan memangkas separuh tarif terkait fentanil menjadi 10 persen. Sementara itu, Tiongkok membuka peluang peningkatan impor produk pertanian dari AS.

Seperti diketahui, Trump menggunakan instrumen tarif dalam kebijakan perdagangan luar negeri AS untuk membuat neraca perdagangan negara ekonomi terbesar dunia itu tidak mengalami defisit yang dalam.

Terakhir, Trump mengancam akan mengenakan tarif impor 100 persen terhadap barang Kanada jika negara itu menjalin kesepakatan dagang dengan Tiongkok.

“Jika Kanada membuat kesepakatan dengan Tiongkok, Kanada akan segera dikenai tarif 100 persen atas semua barang dan produk Kanada yang masuk ke Amerika Serikat,” sebut Trump di platform Truth Social, akhir Januari lalu.

Seraya menyebut Perdana Menteri Kanada Mark Carney sebagai "gubernur," Trump mengatakan Carney akan "sangat keliru" jika membiarkan Kanada menjadi "pelabuhan transit" bagi produk Tiongkok yang ditujukan ke pasar AS.

Trump memperingatkan Kanada tentang dampak buruk dari hubungan ekonomi yang lebih erat dengan Tiongkok.

“Tiongkok akan melahap Kanada hidup-hidup, benar-benar memusnahkannya, termasuk menghancurkan dunia usaha, tatanan sosial, dan cara hidup mereka,” katanya.

Dalam unggahan terpisah, Trump menyatakan pengambilalihan Kanada oleh Tiongkok adalah "hal terakhir yang dibutuhkan dunia."

“Itu tak akan terjadi, bahkan tak akan mendekati terjadi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
Luar Negeri
Presiden Swiss Bakal Mengun...

Ubah Air Payau agar Bisa Diminum Jadi Solusi Atasi Kekeringan

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ubah Air Payau agar Bisa Di...
Luar Negeri
Filipina Pimpin Komitmen Do...

Akhirnya, Nusron Wahid Bakal Diperiksa KPK

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Akhirnya, Nusron Wahid Baka...
Luar Negeri
Demo Pelajar di Prancis Ric...
Advertisement
ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.