Lombok Tengah Optimalkan 9.000 Hektare Lahan Tegalan untuk Tanam Jagung

Kamis, 12 Feb 2026, 10:40 WIB

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat luas tanam jagung pada musim penghujan 2026 di lahan tegalan atau perbukitan mencapai 9.000 hektare.

"Areal tanaman jagung itu tersebar di empat kecamatan, di antaranya di Kecamatan Pujut, Kecamatan Praya Timur, Praya Barat dan Praya Barat Daya," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah Zaenal Arifin di Lombok Tengah, Kamis.

Ket. Foto: Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah Provinsi NTB Zaenal Arifin di Lombok Tengah, Kamis (12/2). — Sumber: Antara Foto

Ia menyebutkan bahwa luas tanaman jagung tahun 2026 ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, karena memang lokasi menanam jagung juga sama. Namun saat ini mulai berkembang luasannya, karena sebagian masyarakat menanam jagung di lahan persawahan, seperti di Kecamatan Praya, Kopang, dan Jonggat.

“Karena sudah ada harga pembelian pemerintah (HPP) makanya banyak masyarakat menanam jagung. Apalagi pihak Bulog juga saat ini sudah mulai membeli jagung meski jumlahnya terbatas," katanya.

Ia mengatakan antusiasme masyarakat untuk menanam jagung saat ini cukup tinggi. Dari ribuan hektare tersebut, lokasi yang paling luas untuk tanaman jagung ini berada di Kecamatan Pujut yang mencapai 6.516 hektare.

"Masyarakat saat ini lebih banyak menanam jagung di perbukitan atau yang sering disebut lahan tegalan. Dari Oktober 2025 hingga awal 2026 setidaknya 9.000 hektare ditanami jagung oleh masyarakat," katanya.

Ia menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat dalam menanam padi karena potensi ekonomi cukup tinggi. Pasalnya per hektare saja bisa menghasilkan 6 ton dan harga juga sudah ada ketentuannya, sehingga masyarakat yang menanam jagung ini tidak khawatir nantinya kemana mereka akan menjual jagung mereka.

“Kalaupun jagung ini ditanami di bukit itu kan bukan ranah kami, masalah konservasi merupakan ranah kehutanan. Yang jelas kita melihat dari sisi produksi, karena kalau kaitan dengan tanaman jagung di bukit ini tidak hanya terjadi di Lombok Tengah saja tapi di berbagai daerah," katanya.

Ia juga menyebutkan kebijakan pemerintah yang sudah menentukan HPP itu sangat membantu masyarakat dalam memasarkan jagung mereka. Pengusaha dari luar juga banyak membeli jagung, apalagi tahun depan akan dibangun pakan ternak di pulau Sumbawa.

Hanya saja pihaknya memastikan meski masyarakat banyak menanam jagung, namun tidak berpengaruh terhadap produksi padi. Karena masyarakat yang menjadikan lahan untuk tanaman jagung ini lebih banyak lahan yang memang tidak bisa ditanami padi pada musim kering

“Jadi areal tanaman padi dan jagung beda lokasi, bukit-bukit ini memang lebih produktif ditanami jagung dari pada padi.” 

  • Ketahanan Pangan NTB

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.