Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lapas I Madiun Gagalkan Penyelundupan HP dan Casan dari Pengunjung

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Lapas I Madiun Gagalkan Penyelundupan HP dan Casan dari Pengunjung Doc: ANTARA/HO-Lapas Madiun
Ket. Petugas menemukan pengunjung hendak menyelundupkan HP dan pengisi daya yang ditempel pakai lakban di kaki saat melakukan pemeriksaan rutin pengunjung di Lapas Madiun, Jatim.

MADIUN -- Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun, Jawa Timur berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang dari pengunjung yang ingin dimasukkan ke dalam lapas saat menjenguk warga binaan.

Kepala Lapas Kelas I Madiun Andi Wijaya Rivai dalam keterangannya di Madiun, Kamis mengatakan sejumlah barang terlarang yang diselundupkan tersebut berupa empat unit telepon genggam dan empat buah charger atau pengisi daya yang dibawa oleh dua orang pengunjung.

"Berdasarkan laporan petugas, barang tersebut disembunyikan dengan modus ditempel menggunakan lakban pada bagian kaki dan ditutupi celana panjang agar tidak terdeteksi," ujarnya.

Upaya tersebut berhasil diungkap saat petugas melaksanakan pemeriksaan badan secara rutin terhadap setiap pengunjung yang akan memasuki area Lapas. Pemeriksaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Petugas menemukan kejanggalan pada bagian kaki pengunjung yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan berikutnya hingga barang bukti berhasil diamankan.

Andi Wijaya Rivai mengapresiasi atas kinerja jajarannya yang menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab.

"Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kewaspadaan dan kedisiplinan petugas dalam menjalankan prosedur pemeriksaan menjadi kunci utama dalam mencegah masuknya barang terlarang. Kami berkomitmen menjaga Lapas tetap aman dan kondusif," katanya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Andri Setiawan menegaskan bahwa kegiatan pemeriksaan pengunjung yang hendak menjenguk warga binaan akan terus diperkuat secara konsisten.

"Pemeriksaan badan maupun barang bawaan pengunjung dilakukan secara rutin dan menyeluruh. Ini merupakan bentuk deteksi dini untuk menutup celah penyelundupan serta memastikan keamanan lingkungan pemasyarakatan tetap terjaga," kata Andri.

Pihak Lapas juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengunjung agar mematuhi aturan yang berlaku selama berkunjung serta tidak mencoba membawa barang terlarang.

Lapas Kelas I Madiun akan terus meningkatkan pengawasan dan profesionalitas petugas sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
Pawai Khitong Jadi Magnet B...
Ekonomi
Kementerian UMKM Dorong Pro...
Daerah
Kadin Kota Jayapura Buka Pe...
Advertisement
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.